KPK Gali Bukti Kasus Korupsi Eks Bupati Konawe dari 3 Saksi Swasta

KPK Gali Bukti Kasus Korupsi Eks Bupati Konawe dari 3 Saksi Swasta
PERISTIWA | 29 Juni 2020 14:22 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penyidik KPK memanggil tiga orang berlatar swasta untuk menggali bukti tambahan untuk mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Bupati Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Aswad Sulaiman, sebagai tersangka.

Mereka adalah, Dedey Risjad selaku Komisaris PT Abisa dan dan Komisaris PT WGI. Kemudian, Direktur PT Indika Multimedia-Holding, Kristuadji Legopranowo dan terakhir mantan Direktur PT Stagate Pasific Resources, Agus Suhartono.

"'Penyidik memanggil mereka sebagai saksi untuk ASW (Aswad Sulaiman)," tulis Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2020).

Sebagai informasi, Aswad berstatus tersangka sejak 2017. KPK menduga Aswad melakukan praktek rasuah menyangkut izin eksplorasi, izin usaha pertambangan, dan izin operasi produksi.

Atas perbuatannya, kerugian negara dihitung mencapai Rp2,7 T. Besarnya kerugian ini berasal dari penjualan produksi nikel melalui proses perizinan melawan hukum karena Aswad disinyalir mencabut secara sepihak kuasa pertambangan yang mayoritas dimiliki PT Antam.

Selain itu, Aswad juga diduga menerima pengajuan permohonan izin eksplorasi dari delapan perusahaan hingga kemudian diterbitkanlah 30 surat keputusan kuasa permohonan eksplorasi. (mdk/ded)

Baca juga:
KPK Periksa Dedey Risjad Terkait Kasus Korupsi Pertambangan
Kasus Korupsi, KPK Periksa Agus Suhartono
Korban Banjir Bandang Konawe Utara Tempati Hunian Sementara di Awal 2020
Cerita Pilu dari Dua Desa yang Hilang Tersapu Banjir Konawe Utara
4.089 Warga Konawe Utara Mengungsi Akibat Banjir
Usai lakukan penggeledahan, KPK akan periksa mantan Bupati Konawe Utara di Jakarta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami