KPK Ingatkan Ancaman Pasal Menghalangi Penyidikan Buron Hiendra

KPK Ingatkan Ancaman Pasal Menghalangi Penyidikan Buron Hiendra
PERISTIWA | 30 Oktober 2020 17:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mendalami Pasal 21 UU Tindak Pidana Korupsi terhadap pihak yang selama ini menyembunyikan keberadaan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto.

"KPK akan mendalami lebih lanjut terkait penerapan Pasal 21 UU Tipikor dalam perkara ini dengan akan memanggil dan memeriksa pihak-pihak lain," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (30/10).

Pasal 21 UU Tidak Pidana Korupsi (Tipikor) menyatakan, "Setiap orang yang dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tersangka dan terdakwa ataupun para saksi dalam perkara korupsi, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 12 tahun dan atau denda paling sedikit Rp150 juta dan paling banyak Rp600 juta."

"Oleh karenanya, KPK mengingatkan kepada pihak-pihak yang mengetahui dugaan kesengajaan merintangi dan menghalangi penyidikan dalam perkara HS ini untuk bersikap kooperatif," kata Ali.

Baca Selanjutnya: Diberitakan sebelumnya tim satgas Komisi...

Halaman

(mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami