KPK Nilai Pergub Jateng tentang Pendidikan Antikorupsi untuk Jaga Integritas

KPK Nilai Pergub Jateng tentang Pendidikan Antikorupsi untuk Jaga Integritas
PERISTIWA | 2 Mei 2019 22:27 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menilai pendidikan antikorupsi yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, patut dicontoh oleh seluruh daerah.

"Langkah ini akan diikuti daerah lain di Indonesia. Ini sangat bagus sebab secara dini bisa membantu dalam upaya mitigasi korupsi, dengan menerapkan pendidikan karakter dalam pendidikan antikorupsi," kata Saut Situmorang saat menghadiri acara launching dan sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Jateng Nomor 10 tahun 2019 tentang Pendidikan Antikorupsi di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (2/5).

Dia menyebut pendidikan karakter dan pendidikan antikorupsi yang diterapkan di sekolah bertujuan untuk menumbuhkan integritas diri anak bangsa. Integritas saat ini merupakan hal penting, karena menjadi modal dasar dalam pemberantasan korupsi.

"Nah Pergub ini dikeluarkan oleh Pak Gubernur untuk menjaga integritas masyarakat. Tidak hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) saja, namun pelajar, pihak swasta dan masyarakat pada umumnya. Dengan Pergub ini, mari kita jaga integritas bangsa melalui Jawa Tengah," tuturnya.

Harapannya dengan adanya Pergub tentang pendidikan antikorupsi di Jateng ini dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain itu, dengan penerapan pendidikan antikorupsi di sekolah-sekolah, maka proses pembelajarannya harus dilakukan secara menyenangkan dan mudah diterima peserta didik.

"Bicara antikorupsi itu tidak seram-seram, harus yang menyenangkan. Bisa melalui permainan tradisional, bisa lewat lagu dan lainnya. Membangun integritas dan budaya antikorupsi itu harus menyenangkan, sehingga nantinya jadi kebiasaan," jelasnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, peluncuran Pergub pendidikan antikorupsi sengaja dilakukan bertepatan dengan Hari Pendidkan Nasional.

"Harapannya, ini akan menjadi momentum untuk menanamkan pendidikan karakter dan antikorupsi kepada generasi penerus bangsa sejak dini," kata Ganjar Pranowo. (mdk/cob)

Baca juga:
KPK Ingin Koruptor Masuk Lapas Nusakambangan, Ini Kata Menko Polhukam
KPK Periksa Petinggi Pertamina Terkait Kasus Bowo Sidik Pangarso
Eks Petinggi PLN Dicecar KPK soal Pertemuan Pembahasan Proyek PLTU Riau-1
Jadi Saksi Tersangka Dirut PLN, Al Khadziq Enggak Jabarkan Terkait Dana Kampanye
KPK Periksa CEO Blackgold Natural Resources Terkait Kasus Sofyan Basir

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami