KPK Panggil Pegawai PT Indoguardika Vendos Abadi, Vendor Bansos Covid-19

KPK Panggil Pegawai PT Indoguardika Vendos Abadi, Vendor Bansos Covid-19
KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko
PERISTIWA | 21 Januari 2021 11:11 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Adin Jaelani, pihak swasta dari PT Indoguardika Vendos Abadi dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk Wilayah Jabodetabek di Kementerian Sosial (Kemensos) Tahun 2020.

"Saksi Adin Jaelani, swasta PT Indoguardika Vendos Abadi diperiksa untuk tersangka AIM (Ardian I M-swasta)," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (21/1).

Masih belum diketahui apa saja yang akan digali tim penyidik KPK terhadap Adin Jaelani. Namu diduga tim penyidik tengah mendalami proses penunjukan para vendor untuk mengelola bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

PT Indoguardika Vendos Abadi sendiri merupakan salah satu vendor pengadaan bansos Covid-19. Berdasarkan informasi, PT Indoguardika Vendos Abadi menerima pengerjaan sebanyak 720.000 paket bansos di Kemensos.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan mantan Mensos Juliari Peter Batubara dan empat tersangka lainnya sebagai tersangka suap terkait program bantuan sosial penanganan virus corona (Covid-19) di wilayah Jabodetabek tahun 2020.

Keempat tersangka lainnya dalam kasus ini adalah, pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, serta Ardian I M dan Harry Sidabuke selaku pihak swasta.

KPK menduga, berdasarkan temuan awal, Juliari menerima Rp 10 ribu perpaket sembako dengan harga Rp 300 ribu. Namun menurut KPK, tak tertutup kemungkinan Juliari menerima lebih dari Rp 10 ribu. Total uang yang sudah diterima Juliari Rp 17 miliar.

KPK juga menduga Juliari menggunakan uang suap tersebut untuk keperluan pribadinya, seperti menyewa pesawat jet pribadi. Selain itu, uang suap tersebut juga diduga dipergunakan untuk biaya pemenangan kepala daerah dalam Pilkada serentak 2020.

Reporter: Fachrur Rozie (mdk/ray)

Baca juga:
Penjelasan KPK Soal Eks Mensos Juliari Jarang Diperiksa
KPK Periksa Komisaris PT RPI Daning Saraswati Soal Kasus Suap Bansos Kemensos
KPK Sita Dokumen Distribusi Bansos Covid-19 dari Rumah Dirjen Linjamsos
Dalami Suap Bansos Covid-19, KPK Panggil Sekjen Kemensos Hartono Laras
KPK Periksa Dirjen Linjamsos soal Penentuan Rekanan Distibusi Bansos

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami