KPK periksa ajudan eks Kalapas Sukamiskin terkait kasus suap fasilitas mewah
PERISTIWA | 20 Agustus 2018 10:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Hendry Saputra.

Hendry yang merupakan tersangka dan juga ajudan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen itu akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Fahmi Darmawansyah dalam kasus dugaan suap perizinan dan fasilitas mewah di Lapas Klas 1 Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

"Hendry Saputra akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FD (Fahmi Darmawansyah)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (20/8).

Sebelumnya, KPK mengungkap adanya suap perizinan dan fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kalapas Sukamiskin WahidHusen.

Dalam operasi senyap itu KPK menemukan ada sel mewah yang memiliki pendingin udara, pemanas air, kulkas hingga toilet duduk. Sel tersebut diketahui dihuni oleh Fahmi Darmawansyah selaku narapidana kasus suap proyek pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Wahid dan Fahmi pun dijadikan tersangka dalam kasus ini bersama dua orang lainnya. Yakni Andri yang merupakan tahanan pendamping Fahmi serta Hendry Saputra selaku orang kepercayaan Wahid.

Wahid diduga menerima suap berupa uang Rp 279.920.000 dan USD 1.400 serta dua mobil jenis Mitsubishi Pajero dan Mitsubishi Triton Exceed yang kini sudah diamankan pihak KPK. Wahid pun sudah mengakui penerimaan suap tersebut.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kasus suap di LP Sukamiskin, adik Inneke dicecar soal pembelian mobil mewah
Adik kandung Inneke Koesherawati usai diperiksa KPK
KPK periksa adik Inneke terkait suap fasilitas mewah Lapas Sukamiskin
Dalami kasus suap fasilitas mewah, Plt KPLP Sukamiskin dipanggil KPK
KPK dalami proses pemesanan mobil untuk Kalapas Sukamiskin lewat adik Inneke
Adik Inneke Koesherawati usai diperiksa KPK

(mdk/rzk)