KPK periksa dosen ITB terkait korupsi e-KTP

PERISTIWA | 16 Juni 2015 11:58 Reporter : Juven Martua Sitompul

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gencar mengusut kasus pengadaan e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2011-2012 yang menjerat Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto. Kali ini, penyidik memanggil salah satu dosen Prodi Teknik Informatika di Institut Teknologi Bandung (ITB), Munawar Ahmad.

"Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Jakarta, Selasa (16/6).

Bersama Munamar, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap karyawan PT Prokom Mart, Liewan, karyawan PT Ikimura Indo Tools Center, Debi Susanti, karyawan PT Reka Piranti Prakasa, Heru Basuki serta Kristian Atmadjaja selaku ibu rumah tangga.

"Mereka juga akan diperiksa untuk tersangka yang sama," jelas Priharsa.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Sugiharto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagai tersangka dalam proyek senilai Rp 6 miliar tersebut.

Atas perbuatannya, Sugiharto diduga melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ke-1 jo Pasal 64 ke-1 KUHP.

Baca juga:

Kasus korupsi e-KTP, KPK periksa eks pejabat Kemendagri

Korupsi e-KTP, KPK agendakan periksa mantan Mendagri Gamawan Fauzi

Usut kasus e-KTP, KPK periksa Manager PT HP Indonesia

KPK periksa petinggi Fuji Xerox Asia dalam kasus e-KTP

Mendagri bantah Fadli Zon, tegaskan proyek e-KTP bermasalah

Gedung percetakan yang pernah digeledah KPK di kasus e-KTP terbakar

Kejagung bakal buka kembali kasus korupsi e-KTP

(mdk/lia)

TOPIK TERKAIT