KPK Prihatin MA Sering Pangkas Hukuman Koruptor

KPK Prihatin MA Sering Pangkas Hukuman Koruptor
PERISTIWA | 1 Oktober 2020 20:13 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) prihatin terhadap sejumlah putusan Mahkamah Agung (MA) yang memangkas hukuman para koruptor melalui mekanisme peninjauan kembali (PK).

Diketahui, KPK telah mencatat 20 koruptor menerima pengurangan hukuman dari MA melalui putusan PK sepanjang 2019-2020. Sementara, sebanyak 38 perkara yang ditangani KPK sedang dalam tahap pengajuan PK.

"Sejak awal fenomena ini muncul, KPK sudah menaruh perhatian sekaligus keprihatinan terhadap beberapa putusan PK Mahkamah Agung yang trend nya menurunkan pemidanaan bagi para koruptor," ujar ujar pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (1/10).

Menurut Ali, hal tersebut mencerminkan belum adanya komitmen dan visi yang sejalan antar lembaga penegakan hukum dalam memandang bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa. Kendati demikian, Ali menyebut PK merupakan hak dari terpidana sebagaimana yang telah ditentukan dalam Undang Undang (UU).

"Namun, pada gilirannya masyarakat juga akan ikut mengawal dan menilai rasa keadilan pada setiap putusan majelis hakim tersebut maupun terhadap kepercayaan MA secara kelembagaan," ucapnya.

Baca Selanjutnya: Tanggapan KPK Soal Potongan Hukuman...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami