KPK Rekomendasikan Perbaikan Program Kartu Prakerja

KPK Rekomendasikan Perbaikan Program Kartu Prakerja
PERISTIWA | 23 Juni 2020 21:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan terus mengawal realokasi anggaran penanganan Covid-19 baik di pemerintah pusat maupun di pemerintah daerah. Sebab, anggaran yang dialokasikan pemerintah signifikan.

"Di antaranya anggaran untuk jaring pengaman sosial, termasuk di dalamnya bantuan sosial (bansos)," ujar Plt Juru Bicara KPK bidang pencegahan Ipi Maryati Kuding dalam keterangannya, Selasa (23/6).

Seperti program kartu prakerja, dia menyebut, pada awalnya didesain dalam kondisi normal sesuai Perpres No 36 Tahun 2020. Namun di masa pandemi ini diubah menjadi semi bansos dengan anggaran Rp20 triliun untuk 5,6 juta target peserta.

Ipi menyebut KPK tidak terlibat saat program kartu prakerja ini disusun hingga kemudian bergulir. Menurutnya, KPK juga tidak terlibat dalam pembuatan aturan, desain dan mekanismenya.

"Namun, kami mendengar suara masyarakat terkait pendaftaran yang tidak memenuhi syarat, maupun mereka yang mendaftar bukan target utama program kartu prakerja," terangnya.

Baca Selanjutnya: Dia mengatakan pada 6 Mei...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami