KPK Telisik Peran Menag Lukman Intervensi Jual Beli Jabatan di Kemenag

PERISTIWA | 12 Juni 2019 21:21 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Nama Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin kembali muncul dalam sidang kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag. Lukman disebut dalam sidang terdakwa Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil Kemenag) Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Gresik Muafaq Wirahadi.

Sekretaris Jenderal Kemenag Nur Kholis Setiawan yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang menyebut Menag Lukman mengintervensi dirinya agar Haris Hasanuddin mendapatkan jabatan Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

Selain mengintervensi, nama Lukman juga disebut dalam dakwaan menerima Rp70 juta dari Haris. Tak hanya itu, tim penyidik KPK juga menyita uang Rp180 juta dan USD 30 ribu di laci meja kerja Lukman.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, proses persidangan tersebut masih berjalan di Pengadilan Tipikor. Hal tersebut yang menjadi alasan pihak lembaga antirasuah belum menjerat Lukman meski beberapa fakta sudah muncul di persidangan.

"Proses persidangan masih berjalan, jadi kita simak dulu, nanti kita lihat fakta-fakta yang muncul di persidangan tersebut," ujar Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/6).

Febri mengatakan, pihak KPK akan menelisik sejumlah fakta yang muncul di persidangan dengan bukti-bukti yang sudah dimiliki oleh tim penyidik. Menurut Febri, tim penyidik akan mengkonfirmasi kecocokan antara fakta dengan bukti-bukti tersebut.

"Jadi tidak bisa berdiri sendiri, kami akan lihat misalnya ketika satu saksi bicara sesuatu, akan kami lihat dengan saksi yang lain, apakah ada kesesuaian dan juga dengan bukti yang lain. Jadi mari kita simak bersama-sama fakta persidangan," kata Febri.

Reporter: Fachrur Rozie

Baca juga:
Sekjen Ungkap Intervensi Lukman Saifuddin dalam Seleksi Kakanwil Kemenag Jatim
Kembali Diperiksa KPK, Romahurmuziy Tebar Senyuman
Sekjen Kemenag dan Kerabat Romi Jadi Saksi Sidang Suap Jual Beli Jabatan
Jalani Pemeriksaan di KPK, Romahurmuziy Terlihat Ceria
KPK Siap Buktikan Aliran Suap yang Diterima Menag Lukman

(mdk/ray)