KPK Telisik Perubahan Nama Pemilik Villa Istri Nurhadi di Puncak Bogor

KPK Telisik Perubahan Nama Pemilik Villa Istri Nurhadi di Puncak Bogor
PERISTIWA | 6 Agustus 2020 20:35 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Kamis (6/8/2020). Nurhadi diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA.

Terhadap Nurhadi, penyidik menelisik soal penyitaan aset di sebuah villa di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Penyitaan dilakukan saat penggeledahan ketima proses pencarian Nurhadi yang sempat buron.

"NHD diperiksa sebagai tersangka. Penyidik melanjutkan pemeriksaan dengan mengonfirmasi dugaan kepemilikan barang-barang NHD yang telah dilakukan penyitaan bertempat di sebuah villa berlokasi di kawasan Gadog, Megamendung, Bogor, Jawa Barat," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (6/8).

Selain Nurhadi, dalam kasus ini penyidik juga memeriksa para saksi, di antaranya adalah Iwan Restiawan, pihak swasta. Ali mengatakan, terhadap Iwan, penyidik mendalami perubahan nama pemilik villa yang diduga milik istri Nurhadi, Tin Zuraida.

"Iwan Restiawan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka NHD. Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait adanya dugaan pergantian nama kepemilikan sebagian SHM sebuah villa berlokasi di kawasan Gadog, Megamendung, Bogor, Jawa Barat dari Tin Zuraida (istri Nurhadi) kepada Sudirman," kata Ali.

Baca Selanjutnya: Dalam kasus ini KPK menetapkan...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami