KPK tetapkan Bupati Nganjuk sebagai tersangka

KPK tetapkan Bupati Nganjuk sebagai tersangka
Rumah Bupati Nganjuk digeledah KPK. ©2016 merdeka.com/istimewa
NEWS | 5 Desember 2016 20:44 Reporter : Muhammad Sholeh

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Nganjuk, Jawa Timur, Taufiqurrahman sebagai tersangka. Hal ini disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo di kantornya, Jakarta, Senin (5/12).

"Iya sudah (tersangka), saya lupa tanggalnya (penetapan tersangkanya)," kata Agus seperti dilansir Antara.

Agus belum menjelaskan secara detail apa yang menjerat Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Nganjuk itu. KPK pun sudah pernah memeriksa Taufiqurrahman pada Agustus 2016 lalu.

"Benar ada kegiatan penyidik KPK menggeledah di daerah Nganjuk dan juga Jombang tetapi saya mohon waktu untuk menginformasikan kembali kepada teman-teman mengenai kasusnya karena penyidik masih sedang bekerja menggeledah beberapa lokasi, termasuk untuk status tersangka akan diinformasikan kemudian," kata pelaksana harian (plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati.

Taufiqurrahman diduga terkait dengan kasus dugaan korupsi, pada kegiatan APBD Nganjuk kurun 2009-2015.

KPK hari ini melakukan penggeledahan di sejumlah tempat antara lain rumah dinas dan rumah pribadi bupati.

Tim juga menggeledah ruang kerja Bupati Nganjuk dan Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang ada di samping ruang kerja bupati serta ruang asisten pribadi dan ruangan Sekretaris Daerah (Sekda). (mdk/sho)

KPK geledah rumah pribadi dan ruang kerja Bupati Nganjuk

KPK geledah rumah pribadi dan ruang kerja Bupati Nganjuk

Kubu 3 komisioner Bawaslu Jatim akan polisikan saksi ahli dari BPKP

Sekjen Komite Olimpiade Indonesia jadi tersangka korupsi Rp 5 M

Yusril sebut Dahlan Iskan dicari kesalahan, kasus soal administrasi

Yusril sebut Dahlan Iskan dicari kesalahan, kasus soal administrasi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami