KPK Usul Napi Korupsi Dipindah ke LP Nusakambangan, JK Minta Tak Disamaratakan

PERISTIWA | 25 Juni 2019 21:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan agar narapidana korupsi dipindah ke LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Wakil Presiden, Jusuf Kalla, menilai hal itu belum perlu sebab menurutnya, tidak semua narapidana berkelakuan seperti Setya Novanto.

"Saya kira mereka itu disiplin. Ada satu dua yang tidak disiplin, tapi sebagian besar disiplin. Yang tidak disiplin lah yang tentu ada sanksinya. Tapi kalau yang disiplin. Kan tidak semua seperti Novanto. Lebih banyak yang disiplin daripada yg tidak disiplin. Jangan disamaratakan," kata JK di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa (25/6).

Khusus untuk Setnov, kata dia, sangat layak dipindah dan diberikan sanksi. "Ya kalau Novantokan dianggap bandelkan makanya dibawa ke Sindur. Jadi sama aja, kalau memang terjadi lagi ya Nusakambangan yang paling keras yang dipakai teroris, tahanan kota. Kalau Korupsi di Sukamiskin," ungkap JK.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengusulkan agar narapidana yang bandel dipindahkan dari Lapas Sukamiskin ke Nusakambangan. Harapannya, agar napi tersebut jera.

Namun, kata dia, itu hanya usulan KPK bukan permintaan resmi. "Itu supaya apa? Memberikan efek jera. Untuk napi-napi lain supaya enggak meniru hal yang sama. Kan begitu. Tetapi, kembali lagi itu menjadi kewenangan Ditjen PAS. KPK hanya menyarankan, mengusulkan," ujarnya.

Baca juga:
KPK Usul Napi Korupsi Dipindahkan ke Nusakambangan, Ini Tanggapan Yasonna
Pimpinan KPK Usul Hanya Napi Korupsi Bandel yang Dipindah ke Nusakambangan
Menkumham Tak Setuju Napi Korupsi Dipindah ke Lapas Nusakambangan
KPK Sebut Pemindahan Napi Korupsi ke Nusakambangan Tak Harus Tunggu Sel Baru
KPK Harap Yasonna Tak Tolak Pemindahan Napi Korupsi ke Lapas Nusakambangan
Yasonna Perintahkan Napi Wanita Biang Kerusuhan Rutan Siak Dipindah ke Nusakambangan
Anggota DPR Minta Petugas Nusakambangan yang Seret dan Pukul Tahanan Disanksi Hukum

(mdk/lia)