KPPG Edukasi Pentingnya Konsumsi Pangan Sehat

PERISTIWA | 25 September 2019 23:00 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menaruh perhatian besar terhadap konsumsi pangan sehat. Hal tersebut terlihat dari kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema 'Perempuan, Kosmetik yang Aman dan Pangan yang Sehat' yang diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Deputi Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Reri Indriani mengatakan, BPOM terus melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan yang beredar di masyarakat. Pengawasan tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.

"Badan POM tidak bisa melakukan fungsinya secara optimal tanpa bantuan dan kerjasama dari banyak pihak. Ada tiga lapis pengawasan diantaranya, BPOM bersama Kementerian/ Lembaga, pelaku usaha, dan masyarakat yang mempunyai peranan yang sangat strategis terhadap kualitas obat dan makanan yang beredar," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/9).

Dia mengapresiasi, kerjasama antara KPPG dengan BPOM. Reri berharap dengan acara seperti ini, masyarakat tercerahkan memperoleh pengetahuan tentang memilih obat dan makanan.

"Strategi pemberdayaan masyarakat seperti yang pagi hari ini dilaksanakan oleh KPPG kerjasama dengan BPOM sangat bagus dan positif. Kita belajar diantaranya materi terkait izin edar obat dan makanan. Termasuk kosmetik, obat maupun obat tradisional, bagaimana memilihnya," jelasnya.

"Contohnya, sudah membeli obat yang sesuai dengan petunjuk dokter, tetapi ternyata obat tersebut menjadi tidak berkhasiat karena cara penggunaannya salah. Misal obat maag harusnya dikunyah tapi langsung ditelan," pungkas Reri.

Sementara itu, Andi Fauziah Pujiwatie Hatta, Ketua Korbid Kesra KPPG dan Anggota Komisi IX DPR, mengatakan bahwa acara Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) BPOM ini sangat bermanfaat bagi perempuan. Ia juga mengharap agar pengetahuan tentang obat dan makanan dapat diterapkan di lingkungan keluarga.

"Diharapkan dapat menimba ilmu banyak, meningkatkan pemahaman (tentang obat dan makanan). Semoga dapat diimplementasikan, minimal di keluarga," tutupnya.

Baca juga:
BBPOM Temukan Kopi Penambah Stamina Pria Ilegal di Jembrana dan Tabanan
Selama Ramadan, BPOM Temukan 170 Ribu Makanan Rusak, Kedaluwarsa dan Ilegal
Kedaluwarsa, Empat Truk Kopi Bergambar Ahmad Dhani Disita BPOM
BPOM Gerebek Pabrik Terasi Mengandung Bahan Pewarna Sintetik di Serang
BPOM Temukan Usus Ayam Berformalin di Pasar Anyar Tangerang
BPOM DKI Periksa Takjil di Pasar Benhil

(mdk/fik)

TOPIK TERKAIT