KPU Klaten Lipat dan Sortir 988.344 Surat Suara Pilkada 2020

KPU Klaten Lipat dan Sortir 988.344 Surat Suara Pilkada 2020
PERISTIWA | 25 November 2020 03:32 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Komisi pemilihan umum KPU Kabupaten Klaten, Jawa Tengah telah menerima sebanyak 988.344 surat suara untuk Pilkada 2020. Mulai hari ini para petugas akan melakukan pelipatan dan penyortiran hingga 5 hari ke depan.

"Hari ini hingga 4 hari ke depan kita rencanakan, maksimal 5 hari kita melaksanakan sortir lipat untuk 988.344 surat suara. Dengan pekerja 50 orang," ujar anggota Devisi Teknis KPU Klaten Syamsul Huda, Selasa (24/11).

Syamsul optimistis, lipat dan sortir surat suara akan selesai sesuai waktu yang ditargetkan. Ditargetkan setiap orang bisa melakukan lipat sortir 3 kardus atau boks surat suara dalam sehari. Setiap boks berisikan 2.000 kertas surat suara.

Dari jumlah total 988.344 surat suara tersebut, dikatakannya, sudah termasuk tambahan 2,5 persen. Termasuk juga tambahan 2.000 kertas suara cadangan PSU (Pemungutan Suara Ulang).

"DPT (daftar pemilih tetap) kita kan 961.070 orang. Jadi 988.344 itu sudah termasuk surat suara cadangan 2,5 persen," katanya.

Di Kabupaten Klaten, menurut dia, ada 2.550 sebanyak TPS yang tersebar di 401 desa. Untuk petugas pilkada mulai dari KPPS, PPS, dan PPK sekitar 26.000 orang telah dilakukan rapid test.

Hingga saat ini sudah sekitar 26.000 petugas Pilkada menjalani rapid test. Hal tersebut sebagai antisipasi penyebaran dan penularan Covid-19. Dari jumlah tersebut ia memperkirakan ada sekitar 2 persen yang hasilnya reaktif. Bagi yang dinyatakan reaktif, selanjutnya menjadi kewenangan gugus tugas untuk melakukan swab test.

"Kami hanya bertanggung jawab untuk rapid testnya. Untuk swab-nya langsung ditangani gugus tugas termasuk hasilnya," katanya.

Ia menjelaskan, dari 26 ribu orang yang dilakukan rapid test tersebut berasal dari petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), PPS (Panitia Pemungutan Suara), PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan Linmas.

"Jadi angka reaktifnya, prosentasenya masih kecil. Mungkin 2 persenan," jelas Syamsul.

Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang akan menggelar Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang. Pemilihan bupati dan wakil bupati itu bakal diikuti tiga pasangan calon. Yakni, pasangan inkamben yang diusung PDIP dan Golkar Sri Mulyani-Yoga Hardaya, kemudian One Krisnata - Muhammad Fajri yang diusung Partai Gerindra, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sedangkan kontestan ketiga adalah Arif Budiyono - Harjanta yang diusung koalisi 9 parpol. Yakni 4 parpol di parlemen, PKB PAN, PPP dan Nasdem, serta partai non parlemen, Hanura, PSI, Partai Garuda, Partai Berkarya dan Perindo. (mdk/lia)

Baca juga:
KPU Putuskan Edi Damansyah Tidak Disanksi Diskualifikasi Sebagai Cabup Kukar
AHY: Amankan TPS, Amankan Suara dan Amankan Kota Medan!
KPU Ajak Anak Muda Jadi Pemilih Rasional, Tak Pilih Paslon Karena Uang atau Saudara
Paslon Bajo Janji Bangun Infrastruktur Skala Besar Jika Menang Pilkada Solo
Beredar Rekaman Dukungan, Ketua Panwascam di Kabupaten Solok Diperiksa
Kemendagri Temukan 131 ASN Langgar Netralitas Pilkada 2020

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami