KPU Siapkan Tim Hukum Hadapi Gugatan Peserta Pemilu di MK

PERISTIWA | 23 Mei 2019 12:33 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum sudah siap menghadapi gugatan para peserta pemilu terhadap hasil rekapitulasi suara pemilu 2019. Komisoner KPU Viryan Aziz menjelaskan pihaknya sudah membuat tim hukum beserta segala dokumen terkait dengan Pemilu 2019.

"KPU sejak tanggal 21 langsung merapikan, menghimpun berbagai dokumen dan siap menghadapi gugatan di MK. Sekaligus KPU sudah merampungkan tim hukum yang nanti akan bertugas untuk sengketa di MK," kata Viryan di Kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (23/5).

Terkait siapa saja yang akan menjadi tim hukum, Viryan belum mau merinci. Dia menjelaskan Ketua KPU Arief Budiman akan mengumumkan siapa saja yang akan menjadi tim.

"Sudah ada namanya. Nanti disampaikan ketua," kata Viryan.

Diketahui Jumat (23/5) besok adalah batas akhir para peserta legislatif mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Hal tersebut merujuk pada Pasal 474 dan Pasal 475 Undang-undang Pemilu. Yang menjelaskan peserta pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD mengajukan permohonan kepada MK paling lambat 3x24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara.

Sedangkan peserta pilpres mengajukan keberatan kepada MK, 3 hari setelah penetapan hasil pemilu Presiden dan wakil Presiden di KPU.

"Kalau yang pileg dini hari besok, pukul 01.46 Wib, Sementara kalau Pilpres 3 hari kerja, tanggal 24 nah jamnya jam berapa itu bisa dikonfirmasi ke ketua MK, karena kan yang menetapkan 3 hari itu," kata Viryan. (mdk/rhm)

Baca juga:
Masih Dirapatkan, BPN Ajukan Sengketa Hasil Pilpres ke MK Besok
Alur Penanganan Sengketa Pemilu 2019 di MK
Diketuai Bambang Widjojanto, Prabowo-Sandi Serahkan Berkas Gugatan ke MK Besok
Bawaslu Jateng Sebut Potensi Sengketa Pemilu Merata di 35 Daerah
Gugatan Prabowo ke MK Bisa Pindahkan Kekecewaan dari Jalan ke Ruang Sidang
Golkar Akan Gugat Hasil Pileg di 9 Daerah ke MK

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.