KPUD Jateng Sebut Pendaftar KPPS Turun karena Masyarakat Takut Rapid Test

KPUD Jateng Sebut Pendaftar KPPS Turun karena Masyarakat Takut Rapid Test
PERISTIWA | 16 Oktober 2020 15:50 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menyebut minat masyarakat untuk mendaftar sebagai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pilkada 2020 di 21 kabupaten kota menurun karena pandemi Covid-19. Kendala yang ditemui petugas yakni warga tidak jadi mendaftar sebagai KPPS lantaran takut menjalani rapid test.

"Awalnya banyak yang daftar ambil formulir, tapi lama kelamaan partisipasi warga menurun karena banyaknya yang tidak mengembalikan formulir karena takut di-rapid test," kata Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Litbang KPU Jateng, M Taufik, Jumat (16/10).

Dia menyebut, sampai saat ini sejumlah petugas KPU di 21 kabupaten kota sudah mengajukan perpanjangan pendaftaran KPPS untuk mengisi kekurangan personel di tiap kecamatan dan kelurahan.

"Dari 21 daerah terdapat 15 kabupaten kota yang telah menyerahkan hasil pendaftaran KPPS. Sedangkan enam daerah lainnya belum melaporkan sama sekali, bahkan Kendal dan kota Semarang tidak meminta perpanjangan pendaftaran. Untuk jumlahnya data kekurangannya masih direkap, data masih bergerak terus," jelasnya.

KPU Jateng Sebelumnya sempat memperpanjang pendaftaran rekruitmen KPPS sejak 7 hingga 11 Oktober 2020, akhirnya diperpanjang 14-18 Oktober 2020 karena belum terpenuhinya peserta. Adapun aturan pembentukan KPPS selama ini mengacu pada Pasal 12 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2015 dan PKPU Nomor 13 Tahun 2017 terkait tugas, wewenang dan pembentukan KPPS.

"Untuk pendaftaran KPPS telah diwajibkan untuk memakai standar protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19. Sedangkan teknis pelaksanaannya tetap harus rapid test jika nanti sudah dilantik sebagai KPPS, memakai face Shield, masker, sarung tangan, jaga jarak, dan wajib cuci tangan atau hand sanitizer," ungkapnya. (mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami