KRL vs Metromini, 3 korban kritis dan 1 luka berat di Sumber Waras

KRL vs Metromini, 3 korban kritis dan 1 luka berat di Sumber Waras
PERISTIWA | 6 Desember 2015 13:55 Reporter : Juven Martua Sitompul

Merdeka.com - Kecelakaan maut terjadi antara KRL Commuterline dengan Metromini di perlintasan Muara Angke, Jakarta Barat. Total korban dari insiden sebanyak 19 orang.

Menurut keterangan polisi, 13 di antaranya meninggal dunia, dan enam orang lainnya luka-luka. Dokter di Rumah Sakit Sumber Waras, dr Siana Djaja mengatakan, semula korban yang dibawa ke rumah sakit Sumber Waras sebanyak enam orang. Namun, satu korban tewas langsung dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo.

"Yang datang enam, tapi satu meninggal lebih dulu dan dibawa ke RSCM. Jadi yang kita tangani lima orang," kata Siana di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta, Minggu (6/12).

Siana melanjutkan, keadaan kelima korban sangat mengenaskan. Tiga kritis, satu luka berat, dan satu korban tewas tidak tertolong.

"Adi Saputra (32), Asmadi (34), Sarikah (36) kritis, sedangkan Mahmudin (23) cidera berat di bagian kepala," ujar Siana.

Pihak rumah sakit belum bisa memastikan tindakan lebih lanjut terhadap korban. Sebab, saat ini korban masih menjalani pertolongan medis di UGD.

"Kita belum tahu (tindakan selanjutnya), sementara ini kita masih memberi pertolongan di UGD dulu," ucap Siana. (mdk/ary)

Baca juga:

Senin pekan depan korban kecelakaan KRL vs Metromini dapat santunan

Sempat dirawat di RS, dua korban KRL vs metromini meninggal

Hendak pulang ke kost, Sudikman jadi korban KRL vs metromini

Polda Metro Jaya: Korban tewas KRL vs metromini jadi 15 orang

KRL vs Metromini, 3 korban kritis dan 1 luka berat di Sumber Waras

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami