Kronologi Kasus TNI AD Tewas Dikeroyok di Pluit

Kronologi Kasus TNI AD Tewas Dikeroyok di Pluit
6 Orang Tersangka kasusTNI AD tewas dikeroyok. Liputan6.com
NEWS | 18 Januari 2022 16:24 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polda Metro Jaya menetapkan enam tersangka kasus TNI AD tewas dikeroyok di Pluit, Jakarta Utara. Korban S meregang nyawa usai dikeroyok di Jalan Rusun Muara Batu, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/1) sekira pukul 03.00 Wib.

Selain anggota TNI AD tewas dikeroyok, dua orang warga sipil lainnya turut menjadi korban dan dilarikan ke rumah sakit.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, kejadian itu berada di Waduk Pluit, Jakarta Utara. Saat itu, sekelompok orang datang ke lokasi tersebut bertujuan untuk mencari seseorang.

"Kemudian terdapat anggota TNI yang saat itu sedang duduk-duduk di sana. Kemudian, terjadi perselisihan kecil yang mengakibatkan anggota TNI dikeroyok, oleh kurang lebih 8 orang dari kelompok tersebut yang mengakibatkan anggota atau prajurit TNI itu meninggal dunia," kata Tubagus kepada wartawan, Selasa (18/11).

Dari perkembangan tersebut, kemudian anggotanya bersama Polres Jakarta Utara dan juga Polsek Penjaringan pun membentuk tim untuk dapat menangkap para terduga pelaku tersebut.

"Bekerja secara bersama-sama dari Direktorat dari Polres dan juga dari Polsek melakukan, dengan hasil pada hari Selasa kita sudah mengamankan 4 orang," ujarnya.

"Dari 8 orang yang kita duga melakukan aksi tersebut, dari 4 orang yang sudah kita amankan terhadap yang bersangkutan 3 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan yang 1 orang masih dilakukan pendalaman," sambungnya.

Lalu, untuk mereka yang belum ditangkap polisi sudah ditetapkan sebagai tersangka sekaligus masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Orang tersebut antara lain adalah atas nama Baharudin ini orangnya. Atas nama Baharudin dialah yang diduga kuat melakukan aksi penusukan, kemudian yang kedua adalah DPO atas nama Sapri," sebutnya.

"Ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan saat ini sedang kita lakukan pengejaran dan yang ketiga adalah DPO atas nama Ardi atas nama ini orangnya. Rekan-rekan sekalian kepada 3 orang ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka dengan alat bukti dari keterangan saksi, kemudian dokumen berupa kamera ada pemutar film dan juga dari alat bukti lainnya," sambungnya.

Dengan sudah masuk dalam daftar DPO, pihaknya meminta agar mereka dapat menyerahkan dirinya dalam waktu yang singkat.

"Nanti akan terus berkembang, karena penangkapan tidak langsung 4 orang, dari 1 orang 2, 3 dan kemudian saat ini tiga orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan 1 orang masih dibutuhkan pendalaman yang ditangkap yang terakhir," tegasnya.

"Oleh karena itu, dari Puspom TNI mewakili keluarga besar TNI mempercayakan penyidikan terhadap korban anggota TNI AD tewas dikeroyok sepenuhnya dan diharapkan oleh rekan-rekan dari TNI agar penyidikan ini bisa berjalan dengan baik dan kepada para tersangka ditetapkan hukuman sesuai dengan ketentuan yang berlaku itu saja yang dapat kami sampaikan," tutupnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Pelaku Penusukan Anggota TNI AD di Penjaringan Ditangkap
Seorang Anggota TNI Tewas Diduga Dianiaya di Penjaringan Jakut
Ada 3 Terduga Pelaku yang Diamankan Terkait Pengeroyokan yang Tewaskan Anggota TNI
Pengeroyokan Anggota TNI Hingga Tewas di Jakut, 1 Tersangka Bertugas Memiting Korban
Enam Orang Diduga Keroyok Anggota TNI Hingga Tewas di Pluit

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami