Kronologi OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah & Duit Rp2 M Disita KPK

Kronologi OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah & Duit Rp2 M Disita KPK
Rilis KPK OTT Nurdin Abdullah. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 28 Februari 2021 01:18 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Ketua KPK Firli Bahuri akhirnya membeberkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. Ada 6 orang yang diamankan termasuk Nurdin serta duit sekitar Rp2 miliar yang ikut disita.

"Kegiatan tangkap tangan dugaan korupsi berupa penerimaan hadiah dan gratifikasi oleh penyelenggaran negara terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan," ungkap Firli saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Minggu (28/2) dini hari.

Firli mengungkap dalam OTT kali ini ada enam orang yang diamankan.

"Tim KPK telah mengamankan 6 orang pada Jumat 26 Februari jam 23.00 hingga dini hari di 3 tempat yang berbeda di daerah Sulawesi Selatan," jelas Firli.

Berikut kronologi OTT Nurdin Abdullah:

Jumat, 26 Februari,
Pukul 23.00 Wita

Diamankan di tiga tempat berbeda yaitu rumah dinas ER di kawasan Hertasening, Jalan Poros Bulukumba dan rumah jabatan Gubernur Sulsel, yakni:
1. AS profesi kontraktor.
2. NY, sopir AS.
3. SB, ajudan NA
4. ER, Sekdis PUPR Provinsi Sulawesi Selatan.
5. NA, Gubernur Sulawesi Selatan.

Kemudian, Firli mengungkap kronologi penangkapan diawali dengan adanya informasi dari masyarakat terkait dugaan terjadinya penerimaan sejumlah uang oleh penyelanggara negara oleh AS.

"Tim KPK menerima info akan ada dugaan penerimaan sejumlah uang oleh penyelanggara negara yang diberikan oleh AS kepada NA melalui perantara IR yang merupakan representatif sekaligus orang kepercayaan NA," bebernya.

Pukul 20.24 Wita,
AS bersama IF menuju ke salah satu rumah makan di Makassar dan setiba di rumah makan tersebut telah ada ER yang telah menunggu.

"Dengan beriringan mobil, IF mengemudikan mobil milik ER sedangkan AS dan ER bersama dalam satu mobil milik AS menuju ke Jalan Hasanuddin Makassar."

"Dalam perjalanan tersebut, AS menyerahkan proposal terkait beberapa proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2021 kepada ER," kata Firli.

Pukul 21.00 Wita,
IF kemudian memindahkan koper yang diduga berisi uang dari dalam mobil milik AS ke bagasi mobil milik ER di Jalan Hasanuddin.

Pukul 23.00 Wita,
AS diamankan saat dalam perjalanan menuju ke Bulukumba.

Pukul 00.00 Wita,
ER beserta uang dalam koper sejumlah sekitar Rp 2 miliar turut diamankan di rumah dinasnya.

Pukul 02.00 Wita,
NA juga diamankan di rumah jabatan dinas Gubernur Sulsel. (mdk/rhm)

Baca juga:
Ditangkap KPK, Gubernur Sulsel Sebut Sekretaris PUTR Transaksi tanpa Sepengetahuannya
Jadi Tersangka Suap dan Gratifikasi, Gubernur Nurdin Abdullah Terima Rp5,4 M
Jadi Tersangka Kasus Suap, Nurdin Abdullah Dijebloskan ke Rutan Guntur KPK
Kronologi OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah & Duit Rp2 M Disita KPK
KPK Tetapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Sebagai Tersangka Korupsi
KPK Minta Pihak Lain Tak Berspekulasi Terkait OTT Gubernur Sulsel

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami