Kronologi Penyerangan Polres OKI Hingga Tewaskan Pelaku

Kronologi Penyerangan Polres OKI Hingga Tewaskan Pelaku
PERISTIWA | 28 Juni 2020 19:51 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Seorang residivis kasus penganiayaan, Indra Ontomi (35) menyerang markas Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Minggu (28/6) dini hari. Pelaku tewas ditembak setelah melukai seorang anggota polisi.

Pelaku menabrakkan mobilnya ke pintu pagar sebelah barat polres hingga terlepas. Dia keluar mobil membawa senjata tajam berupa pipa suling beras mengarah ke pos penjagaan.

Pelaku berteriak dengan kata-kata 'mano polisi mano polisi'. Hal itu membuat lima petugas yang sedang berjaga, yakni Aipda M Nur, Brigadir Ferry, Aipda Meiza Edward, Ipda Afifil, dan Ipda Jendri Simanjuntak, kaget.

Aipda M Nur pun mendekat untuk menghalang pelaku. Namun, pelaku menyerang korban sehingga terjadilah perkelahian keduanya. Korban mengalami luka tusuk di tangannya.

Rekan korban berusaha mengamankan pelaku. Mereka memintanya membuang senjata itu, namun negosiasi gagal karena pelaku kembali menyerang.
Tak ingin membahayakan, petugas melepaskan tembakan peringatan. Lagi-lagi, pelaku memberikan perlawanan dengan mengayunkan senjata yang dipegangnya.

Polisi akhirnya menembak kaki pelaku hingga tersungkur. Dia dilarikan ke RSUD Kayuagung dan tewas beberapa jam kemudian dalam perawatan.
Kasubag Humas Polres OKI AKP Iryansyah mengungkapkan, dari penggeledahan di mobilnya ditemukan sepucuk senjata angin beserta dua butir peluru karet, dan gunting. Ada juga kartu kepemilikan senjata dari Perbakin.

"Kejadian itu membuat lima petugas yang berjaga terkejut karena kejadiannya dini hari, situasi sepi," ungkap Iryansyah.

Pihaknya menyimpulkan penyerangan ini karena pelaku dendam kepada polisi. Dia pernah ditangkap dan dipenjara selama tujuh bulan dalam kasus penganiayaan.

"Motifnya dendam karena pernah ditangkap, tidak ada tujuan lain atau jaringan teroris. Kabarnya dia baru bebas dari penjara," kata dia.

Jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga di kampungnya di Desa Mangunjaya, Kecamatan Sirah Pulau Padang, OKI. Sementara polisi terluka dirawat di rumah sakit.

"Walaupun dugaan motifnya sudah diketahui tapi tetap diselidiki hingga tuntas," ucap dia. (mdk/noe)

Baca juga:
Penyerang Mapolres OKI Seorang Residivis, Penganut Aliran Tertentu
Penyerang Polres OKI Dendam Pernah Ditangkap Kasus Penganiayaan
Polres OKI Diserang, Pelaku Tewas dan 1 Polisi Terluka
Mengupas Rencana Matang John Kei Serang Nus Kei, Ada Ucapan 'Pengkhianat dan Mati'
John Kei Bakal Ajukan Penangguhan Penahanan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami