KSP: Tidak Mudik Karena Corona Bukan Hanya Imbauan Pemerintah, Tapi Ajaran Agama

KSP: Tidak Mudik Karena Corona Bukan Hanya Imbauan Pemerintah, Tapi Ajaran Agama
PERISTIWA | 8 April 2020 10:59 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP) Bidang Politik, Hukum, Keamanan dan HAM Rumadi Ahmad menyebut imbauan agar masyarakat tak mudik lebaran Idul Fitri bukan semata anjuran pemerintah. Menurut dia, hal ini juga merupakan implementasi ajaran Islam yang harus dipatuhi.

"Tinggal di rumah untuk memerangi Covid-19 bukan hanya mengikuti anjuran pemerintah, tapi merupakan implementasi dari ajaran agama," ujar Rumadi dalam keterangan persnya, Rabu (7/4).

Rumadi mengatakan dalam agama Islam dikenal ajaran bahwa menghindari kerusakan harus didahulukan daripada mengejar kemaslahatan. Untuk itulah, dalam kondisi darurat virus corona (Covid-19) masyarakat diminta tetap tinggal di rumah.

"Maka dalam kondisi darurat wabah corona ini, masyarakat disarankan untuk tidak melakukan mudik ke ritual tahunan ke kampung halaman, kata dia.

Dia menyadari bahwa mudik merupakan ritual tahunan yang sangat dinantikan masyarakat. Namun, untuk momen pulang kampung tahun ini, kata Rumadi, sebaiknya masyarakat menahan diri dan mau berkorban untuk kebaikan semua.

Baca Selanjutnya: Terlebih bagi warga yang tinggal...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami