Kuasa Hukum Sebut Kivlan akan Dikonfrontasi dengan Habil Marati dan Iwan, Besok

PERISTIWA | 17 Juni 2019 23:11 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya besok, Selasa (18/6) berencana akan konfrontasi alias mempertemukan Kivlan Zen, dengan tersangka Iwan Kurniawan juga Habil Marati guna membuktikan bersalah atau tidak Kivlan atas kepemilikan senjata api ilegal dan percobaan pembunuhan. Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Kivlan, Muhammad Yuntri.

"Besok kemungkinan akan diadakan gelar perkara atau konfrontasi antara semua saksi-saksi yang terlibat saat itu. Kalau ini terbukti bahwa tidak ada kaitan dengan Pak Kivlan, maka kita minta kasus ini ditutup," kata Yuntri di Polda Metro Jaya, Senin (17/6) malam.

Kendati demikian, Yuntri belum dapat memastikan waktu konfrontasi antara Kivlan, Habil dan Iwan.

"Mungkin pagi atau siang. Dengan agenda konfrontasi antara para saksi-saksi tentang kesaksian mereka dengan keterlibatan Pak Kivlan tentang aliran dana, khususnya tentang Habil Marati," ujarnya.

Lebih lanjut ia berharap, usai lakukan konfrontasi kliennya itu dapat menentukan nasibnya. Sebab, jika tak terbukti maka kasus dihentikan dengan penyidik menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3).

"Kalau itu tidak terbukti Pak Kivlan support aliran dana untuk tujuan yang dituduhkan, baik pembunuhan dan pengadaan senjata api, bagi kita minta kasus Pak Kivlan di SP3-kan," pungkasnya.

Baca juga:
Kivlan Bersikeras Dana dari Habil Marati bukan untuk Beli Senjata dan Pembunuhan
Kivlan Zen Kembali Minta Perlindungan Hukum ke DPR dan Kemenhan
Laporan Ancaman Pembunuhan Ditolak Bareskrim Polri, Ini Reaksi Pengacara Kivlan Zen
Kivlan Akui terima SGD 4.000 dari Habil Marati, Tapi Untuk Biaya Aksi
Kivlan Kembali Diperiksa Soal Rencana Pembunuhan 4 Tokoh & Aliran Dana dari Habil

(mdk/ded)