Kubu Ahok-Djarot merasa peran perempuan penting buat pemersatu

Kubu Ahok-Djarot merasa peran perempuan penting buat pemersatu
PERISTIWA | 12 April 2017 22:49 Reporter : Angga Yudha Pratomo

Merdeka.com - Kelompok relawan wanita pendukung Basuki T Purnama dan Djarot Saiful Hidayat merasa pentingnya persatuan dalam membangun sebuah wilayah. Sehingga mereka merasa penting hadirnya kaum wanita bagi masa depan.

Hal itu diungkapkan Kartini Syahrir, relawan tergabung dalam perempuan Badja. Dia menegaskan pihaknya tidak bisa dikotak-katik dengan sebuah perbedaan. "Kita Badja perempuan. Kita perempuan Badja. Kita tidak bisa dikotak-katik, karena kita punya rahim. Rahim perempuan Indonesia yang melahirkan kbhinekaan," ujar Kartini dalam keterangannya, Rabu (12/4).

Menurut dia, dari rahim perempuan Indonesia sudah ditakdirkan untuk melahirkan anak-anak dari pelbagai macam suku bangsa. Bahkan tidak membedakan bentuk rambut maupun warna kulit. "Rahim perempuan Indonesia, rahim ibu pertiwi, dari Tanah Air yang sama namanya Indonesia. Dan tanpa rahim perempuan Indonesia tidak ada NKRI," tegasnya.

Selama ini, lanjut dia, pemerintahan Ahok di ibu kota tidak membuat kaum wanita terpinggirkan. Apalagi kehadiran Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Bahkan rencananya bakal dibangun lebih kurang 200 RPTRA.

Sementara itu, istri calon Gubernur DKI Jakarta petahana Ahok, Veronica Tan, menegaskan bahwa perempuan adalah punggung pemersatu bangsa. Dia menerangkan, selama mendampingi Ahok dan menjadi pengurus PKK, banyak hal telah dilakukan. Terutama untuk perempuan dan anak.

"Saya belajar, dan selama ini kita harus perlakukan warga yang ada disekitar, seperti keluarga sendiri," kata Veronica.

Maka dari itu, dia memastikan telah mendorong kaum perempuan mempunyai kemampuan usaha berkelompok, sebagai pemasukan perekonomian. "Tapi saya selalu dorong adalah hasil produksi dibeli oleh perusahan besar. Jadi bukan mereka yang produksi, terus mereka yang beli. Dan mereka daapat gunakan fasilitas RPTRA untuk melakukan itu," terangnya.

Istri Cawagub DKI Jakarta, Djarot, Happy djarot, juga mempunyai pendapat tentang peran wanita. Dia menerangkan, Indonesia beragam suku budaya dan agama. Untuk itu, kebhinekaan tersebut harus disyukuri. "Yang indah harus dijaga, dirawat, tidak berantam," pungkas Happy. (mdk/ang)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5