Kubu Brigadir J Ancam Polisikan Istri Ferdy Sambo soal Dugaan Laporan Palsu Pelecehan

Kubu Brigadir J Ancam Polisikan Istri Ferdy Sambo soal Dugaan Laporan Palsu Pelecehan
Irjen Ferdy Sambo diperiksa polisi. ©Liputan6.com/Faizal Fanani
NEWS | 15 Agustus 2022 15:02 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penasihat hukum Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J berencana melaporkan balik ke polisi istri mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawati terkait dugaan laporan palsu. Laporan itu dilayangkan kubu Brigadir J setelah penyidikan dugaan pelecehan seksual dituduhkan Putri Candrawati dihentikan polisi usai tak ditemukan unsur pidana.

Bareskrim Polri sebelumnya menghentikan dua Laporan Polisi (LP) terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Pertama perkara dugaan pelecehan dan dugaan ancaman disertai kekerasan terhadap Putri.

Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, kedua laporan itu dikategorikan sebagai laporan palsu. Sehingga menurut dia, ada konsekuensi harus ditanggung pelapor yakni Putri.

"Ya pastilah dia melanggar Pasal 317 dan 318 KUHP tentang pengaduan atau laporan palsu dan dia melanggar juga UU ITE Pasal 27-28 Jo 45, kemudian dia juga menyebar informasi bohong atau informasi palsu atau berita bohong kan, yaitu melanggar pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana yaitu mengenai pemberitahuan bohong kan itu," kata Kamaruddin saat dihubungi, Senin (15/8).

Menurut Kamarudin, Putri patut diduga turut berperan menghalangi proses hukum atau diistilahkan obstruction of justice untuk mengungkap fakta sebenarnya terkait kematian Brigadir J.

"Dia juga memfitnah mayat, yaitu melanggar Pasal 321 KUHP kemudian dia juga turut serta melakukan pembunuhan terencana yaitu tentang obstraction of justice juga Pasal 221-223 Jo Pasal 556 kemudian juga melakukan permufakatan jahat, pasal 88 KUHP. Banyak pasal yang dilanggar bisa enggak keluar-keluar dari penjara nanti," ujar dia.

2 dari 3 halaman

Kubu Brigadir J Beri Waktu Istri Ferdy Sambo Minta Maaf

Kamarudin mengatakan, laporan dugaan pelecehan dilayangkan Putri hanya cerita bohong untuk menutupi fakta kematian Brigadir J. Oleh karena itu menurut dia, Timsus Polri menghentikan penyidikan laporan perkara tersebut.

"Dihentikan karena itu hasil karang-karangan, jadi tidak ada peristiiwa pidananya. ya namanya mengarang mana ada tindak pidana dalam mengarang," ujar dia.

Kamarudin menyebut, penasihat hukum akan berkoordinasi dengan pihak keluarga Brigadir J untuk melaporkan Putri ke Bareskrim Polri. Namun, Kamarudin juga menunggu itikad baik Putri untuk menyampaikan permohonan maaf.

"Makanya saya kasih batas waktu ke Putri sampai tengah malam ini, harus minta maaf dia. Ini saya lagi susun surat kuasa saya untuk saya antar ke Jambi minta tanda tangan oleh klien saya," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com

3 dari 3 halaman

Polisi Hentikan Kasus Pelecehan dan Ancaman

Bareskrim Polri sebelumnya resmi menghentikan dua Laporan Polisi (LP) yang terkait dengan kasus pembunuhan Brigadir J. Pertama perkara dugaan pelecehan terhadap istri Irjen Ferdy Sambo dan dugaan ancaman disertai kekerasan.

"Berdasarkan gelar perkara tadi sore, kedua perkara ini kita hentikan penyidikannya karena tidak ditemukan peristiwa pidana. Bukan merupakan peristiwa pidana," kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/8).

Menurutnya, kedua LP tersebut dihentikan imbas penanganan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J yang terbukti memenuhi unsur pidana, sehingga menutup dua LP sebelumnya.

"Saat ini Bareskrim sedang memenuhi LP terkait dugaan pembunuhan berencana dengan korban Brigadir Yoshua," jelas dia.

Polri menetapkan empat tersangka terkait kasus kematian Brigadir J. Keempat tersangka itu adalah Ferdy Sambo, Bharada E, Brigadir RR dan KM. Para tersangka dijerat pidana pembunuhan dan pembunuhan berencana.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com

(mdk/gil)

Baca juga:
LPSK Kabulkan Justice Collaborator Bharada E, Beri Perlindungan Penuh
Bharada E Kembali Jalani Pemeriksaan Komnas HAM Usai Skenario Ferdy Sambo Terungkap
Pengacara Bawa Ahli Psikologi untuk Bharada E
Hari Ini, Komnas HAM Tinjau Lokasi Pembunuhan Brigadir J
Kuasa Dicabut, Mantan Pengacara Bharada E Gugat Kapolri dan Kabareskrim
Polri Segera Periksa Istri Irjen Ferdy Sambo
Komnas HAM Dalami Unsur Penghalang Keadilan di TKP Pembunuhan Brigadir J

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini