Kubu Jokowi-Ma'ruf Pertanyakan Klaim Kemenangan Prabowo-Sandi Kerap Berubah

PERISTIWA | 18 Juni 2019 12:27 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, I Wayan Sudirta menjawab tudingan pihak Prabowo-Sandi dalam sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

Wayan mengutip poin klaim kemenangan kubu Prabowo-Sandi atas perolehan suara yang mereka raih. Menurutnya, klaim kemenangan itu tidak diiringi bukti konkret.

"Pemohon dalam permohonannya tidak mendalilkan perolehan suaranya, bahkan sama sekali tidak memuat perolehan suara yang ditetapkan oleh termohon," ujar Wayan, Jakarta, Selasa (18/6).

Tidak hanya mempertanyakan klaim perolehan suara sebagai acuan kemenangan dalam sengketa pilpres 2019, Wayan juga mempertanyakan persentase suara Prabowo-Sandi kerap berubah-ubah, tanpa mempublikasikan perolehan suara berdasarkan hitungan internal mereka.

"Pemohon juga tidak menguraikan berapa banyak perolehan suara yang diklaim Pemohon, yakni suara yang diraih Pemohon lebih unggul daripada pihak terkait dengan persentase 52,2 persen menurut exit poll internal Badan Pemenangan Nasional pemohon, disampaikan pemohon dalam pidato tanggal 17 April 2019 di Jalan Kertanegara Jakarta sekitar pukul 17.00 WIB," ujarnya.

Berdasarkan keputusan KPU, pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf meraih suara sebanyak 85.607.362 suara, sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddim Uno meraih 68.650.239 suara.

Baca juga:
Jika Tak Ramai Hoaks Selama Sidang MK, Kominfo Pastikan Tidak Batasi Akses Medsos
Yusril Kutip Ayat-ayat Alquran di Sidang Mahkamah Konstitusi
Kuasa Hukum KPU: Kesalahan Situng Tak Bisa Disimpulkan Rekayasa Suara
Bambang Widjojanto soal Tanggapan KPU: PD Banget, Overconfidence
Yusril: Ada yang Mengatakan Presentasi Pemohon Kemarin Seperti Pemaparan Skripsi
KPU Nilai Kubu Prabowo Memaksa MK Buktikan Pelanggaran yang Tidak Jelas
Yusril: Perkara Ini Tak Berkaitan dengan Perselisihan Mengenai Konsepsi Ketuhanan

(mdk/lia)