Lagi, 328 WN Timor Leste Dideportasi dari Atambua NTT

Lagi, 328 WN Timor Leste Dideportasi dari Atambua NTT
328 WN Timor Leste Dideportasi Dari Belu. ©2021 Merdeka.com/Anansias Petrus
NEWS | 19 Agustus 2021 21:01 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Imigrasi Kelas II TPI Atambua kembali mendeportasi sebanyak 328 warga negara Timor Leste dari Atambua, Ibu Kota Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Kamis (19/8). Pemulangan ini dilakukan dari Kodim 1605 Belu melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Atambua, K A Hakim menjelaskan, ini merupakan hasil dari laporan terkait pendataan warga negara Timor Leste, yang menyerahkan diri di Kodim 1605 Belu.

Menurut Hakim, setelah dilakukan pendataan terhadap 328 orang warga negara Timor Leste, pada pukul 13.00 Wita, mereka langsung dibawa ke PLBN Motaain untuk dipulangkan.

Seluruh warga negara Timor Leste diberangkatkan menggunakan 12 unit truk milik TNI, Polri dan truk umum.

"Setelah tiba di PLBN Motaain, terdapat penambahan WNA Timor Leste berjumlah 24 orang dengan jenis kelamin Laki-laki. Tim kemudian mendata penambahan WNA Tersebut dan disatukan dengan WNA lainnya," ujarnya.

Sehingga total warga negara Timor Leste yang dipulangkan berjumlah 352 orang, dengan jenis kelamin laki-laki berjumlah 328 orang dan perempuan berjumlah 24 orang.

Duta Besar RI untuk RDTL, Sahat Sitorus menjelaskan, di tengah pandemi perlu dilakukan pemulangan terhadap seluruh WNA Timor Leste agar tidak terpapar Covid-19.

328 wn timor leste dideportasi dari belu
©2021 Merdeka.com/Anansias Petrus

"Seluruh WNA Timor Leste yang masih berada di wilayah NTT wajib dipulangkan secara baik melalui Pos Lintas Batas Negara Motaain," jelasnya.

Sementara itu Dandim 1605 Belu, Letkol Inf. Wiji Untoro menambahkan, ratusan warga negara Timor Leste yang masuk ke Indonesia tersebut untuk melakukan pengesahan perguruan salah satu pencak silat.

Konsulat Timor Leste Jesuino dos Reis de Matos Carvalho mengucapkan terima kasih atas bantuan pemerintah Indonesia, khususnya instansi yang berada di Kabupaten Belu dalam rangka proses pemulangan 352 warganya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, K. A Halim melakukan penandatangan berkas serah terima 352 WNA Timor Leste bersama pihak Imigrasi Timor Leste, yang disaksikan oleh seluruh instansi yang hadir guna proses pemulangan melalui PLBN Motaain.

Setelah dilakukan serah terima sebagai kelengkapan proses administrasi, seluruh WNA Timor Leste tersebut dipulangkan melalui PLBN Motaain dan diawasi ketat oleh pihak TNI dan UPF selaku keamanan Timor Leste.

Hadir dalam proses pemulangan antara lain, kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Atase Imigrasi Timor Leste, Kapolres Belu, Dandim Belu, Dubes RI untuk RDTL, Kepala BNPP PLBN Motaain, Koordinator Bea Cukai PLBN Motaain, Camat Tasifeto Timur yang mewakili Pemerintah Indonesia.

Sementara dari pemerintahan Timor Leste hadir Konsulat Timor Leste untuk Indonesia, UPF, Imigrasi Timor Leste dan FDTL.

Sebelumnya, Sebanyak 361 warga negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) segera dideportasi dari Atambua, Kabupaten Belu. Mereka diamankan setelah masuk ke Indonesia tanpa dokumen keimigrasian.

Komandan Kodim 1605/Belu Letkol Inf Wiji Untoro kepada merdeka.com menjelaskan, ratusan warga negara Timor Leste itu masuk tanpa prosedur ke Indonesia dalam rangka kegiatan kenaikan tingkat dan pengesahan bela diri Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Atambua.

Baca juga:
Bule Rusia yang Sempat Tolak Isolasi, Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia
Masuk Indonesia Secara Ilegal pada 2016, Pengungsi Yaman Minta Dideportasi
Hendra Subrata, Buron Kasus Percobaan Pembunuhan Dideportasi dari Singapura
Imigrasi Bali Deportasi 78 Warga Asing Sepanjang 2021
Buronan Adelin Lis Dideportasi ke Jakarta, Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta
Tinggal Tanpa Izin, WN Filipina Dideportasi Dari Kupang

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami