Lagi Asik Nongkrong, Dua Warga Garut Dibacok Berandalan Bermotor

PERISTIWA | 22 Juli 2019 03:31 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Dua warga Kabupaten Garut menjadi korban pembacokan berandalan bermotor di wilayah Kecamatan Bayongbong. Akibatnya mereka mengalami luka serius akibat sabetan benda tajam yang digunakan oleh para pelaku.

Komandan Koramil Bayongbong, Kapten Infanteri Jaja mengatakan, peristiwa pembacokan terjadi Minggu (21/7) menjelang Adzan Isya. Pembacokan tersebut terjadi di jalan raya Bayongbong-Garut, Kampung Padarek, Desa Sirnagalih, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

"Ada dua warga yang menjadi korban, yaitu seorang pedagang atas nama Gunawan (20) warga Bayongbong dan seorang buruh atas nama Debi Maulana (18) warga Wanaraja. Bagian tangan korban mengalami luka sayatan benda tajam yang cukup dalam," katanya, Minggu (21/7).

Berdasarkan keterangan dari kedua korban, kata Jaja, Gunawan dan Debi tengah nongkrong di sekitar lokasi kejadian. Beberapa saat setelahnya, sekelompok orang yang menggunakan kendaraan bermotor roda dua datang dari arah Cikajang menuju Garut.

"Jadi mereka ini konvoi. Jumlah motornya diperkirakan mencapai 50 kendaraan," jelasnya.

Pada saat melewati tempat kedua korban nongkrong, ungkapnya, puluhan motor tersebut tiba-tiba berhenti dan turun dari kendaraannya. Sambil membawa senjata tajam, mereka pun langsung melakukan aksi penganiayaan kepada warga yang sedang nongkrong di pinggir jalan dan menyebabkan luka sabetan benda tajam.

Ia menyebut bahwa pelaku penyerangan belum diketahui identitasnya karena kejadian berlangsung cepat. "Jadi setelah membacok itu mereka langsung kabur," ucapnya.

Meski demikian, ungkap Jaja, pihak kepolisian langsung berupaya melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Sedangkan para korban saat ini sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Bayongbong.

Baca juga:
Polisi Kembali Amankan 18 Pelaku Penganiayaan Tim Satgas Karhutla di Jambi
Imbas Siswa Tewas saat MOS, KPAI Minta Kemendikbud Evaluasi SMA Taruna Palembang
Kasus Penganiayaan Tim Satgas Karhutla, Polda Jambi Tetapkan 41 Tersangka
Polisi Sebut Pengacara Desrizal Serang Hakim karena Emosi Tuntutannya Ditolak
Korban MOS SMA Semi Militer Palembang Bertambah, 1 Siswa Tewas Usai Sepekan Kritis
Polisi Tahan Desrizal, Pengacara Penyerang Hakim PN Jakpus Pakai Ikat Pinggang

(mdk/fik)

TOPIK TERKAIT