Lagi Nonton Barca vs Madrid, Gilang Dibacok Celurit Pemuda Tak Dikenal

PERISTIWA » MAKASSAR | 8 Februari 2019 01:14 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Gilang Ramadan (14) dirampok begal pada Kamis (7/2) dinihari. Saat itu korban sedang berada di Jalan Raya Tapos RT 05/07, (samping pintu Kinasih), Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos.

Irvan salah satu saksi mengatakan, kejadian berawal dirinya tengah bersama di bale bersama korban. Gilang sedang bersama Adit, Fadil, dan Ridwan.

Mereka sedang asyik nonton streaming video di HP pertandingan Barca vs Real Madrid. Tiba-tiba muncul dua pemuda menggunakan motor dan mengacungkan celurit.

"Dua pelaku nyamperin kita lalu salah satu pelaku diduga dalam keadaan mabuk bilang 'eh ngapain lo, kemarin gangguin gue lo', setelah itu tanpa basa basi pelaku langsung menyabetkan celurit lalu mengenai paha Gilang," katanya, Kamis (7/2).

Melihat pelaku membacok Gilang, Irvan pun melarikan diri. Pelaku sempat mensandera rekannya Adit menggunakan celurit. Pelaku langsung mengambil dua telepon genggam merek xiaomi dan motor Honda Beat B 3666 EHS milik korban.

"Pelaku kabur ke arah Cilangkap, Tapos," ungkapnya.

Pelaku sempat terekam CCTV. Saat itu ada satpam Kinasih namun karena takut memberi bantuan setelah para pelaku merampas barang milik pribadi korban.

"Ciri-ciri pelaku satu berbadan gemuk berisi satu lagi samar-samar jaket kupluk warna hitam," tukasnya.

Gilang pun dibawa ke RS di Cibinong. Dia mengalami luka di paha kaki kanan korban terdapat luka bolong sedalam 10 cm lebar dua cm akibat bacokan celurit para pelaku.

Suwardi orangtua korban mengatakan, sebagai orangtua merasa cemas dan khawatir atas peristiwa yang terjadi kepada anaknya.

"Saya mendapat informasi dari teman-teman saat mau salat di Masjid Al Amanah Gilang menjadi korban perampokan dan sudah dibawa ke Rumah Sakit," katanya.

Kapolsek Cimanggis Kompol Suyud mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap para pelaku. "Sejumlah saksi telah kita minta keterangan. Selain itu untuk memeriksa rekaman CCTV kita akan dibantu IT dari Polresta Depok," katanya.

Baca juga:
Penyelidik Dikeroyok, Pegawai KPK Bikin Rantai Manusia Simbol Saling Menjaga
KPK Minta Pelaku Penganiayaan Pegawainya Menyerahkan Diri
KPK Harap Polisi Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Dua Pegawainya
Siswa Dianiaya Senior, ATKP Makassar Serahkan Penyelesaian ke Jalur Hukum
Kemenhub Bentuk Tim Investigasi Terkait Penganiayaan Taruna ARKP Makassar
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Penganiayaan Taruna ATKP Makassar
Kasus Penganiayaan Petugas KPK, Polisi Periksa 4 Orang & Sita Rekaman CCTV

(mdk/rnd)