Lagi, Penyu Mati Terdampar di Pesisir Pantai Jembrana

PERISTIWA | 18 Mei 2019 22:04 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Para nelayan dan warga kembali menemukan penyu yang mati terdampar. Penyu mati kali ini di Pantai Perancak, Desa Perancak, Kabupaten Jembrana, Bali, Sabtu (18/5).

Penyu yang ditemukan warga terdampar dengan kondisi mati serta mulai membusuk. Ini merupakan penyu dewasa jenis penyu hijau. Dua hari sebelumnya juga ditemukan dua ekor penyu mati terdampar di pantai Yehkuning, Desa Yehkuning, Kabupaten Jembrana, Bali.

Ketua Kelompok Konservasi Penyu Kurma Asih, Wayan Anom Astika mengatakan, penyu hijau yang ditemukan ini merupakan penyu produktif. Penyu yang tidak diketahui jenis kelaminnya ini mempunyai panjang karapas atau cangkang belakang 76 sentimeter dan lebar 70 sentimeter.

"Kami sulit mengidentifikasi jenis kelaminnya karena penyu ini kita temukan dalam keadaan membusuk," kata Anom.

Temuan bangkai penyu dewasa ini merupakan yang ke tiga dalam beberapa pekan terakhir. Anom mengaku tidak mengetahui pasti penyebab kematian penyu-penyu ini.

"Saya sebagai aktivis penyelamat penyu sangat sedih melihat penyu-penyu ini mati satu persatu," ungkap Anom.

Dengan terus matinya penyu-penyu ini, menandakan ada yang tidak beres di habitatnya. Perlu peran semua pihak untuk menyikapi hal ini segera. Jika tidak segera mendapat penanganan dikhawatirkan penyu akan mengalami kepunahan.

"Lantaran kondisi penyu itu telah membusuk dan berbau busuk, kita langsung kuburkan," tutup Anom.

Baca juga:
Diduga Dimangsa Harimau, Warga Padang Lawas Tewas Mengenaskan
Ratusan Burung Seharga Rp75 Juta Hendak Diselundupkan ke Parepare Melalui Samarinda
Buaya Berkeliaran di Dekat Nusakambangan, Warga Diminta Waspada
Penyelundupan 172 Taring Beruang Madu di Pekanbaru Digagalkan
Macan Kumbang Nusakambangan Turun Gunung
Penampakan Macan Tutul Jawa di Hutan Guntur Papandayan

(mdk/noe)