Lagu Diputar di Traffic Light Depok, Dinyanyikan Walkot Berjudul Hati-hati

PERISTIWA | 17 Juli 2019 20:06 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Pemerintah Kota Depok berencana memutar musik saat pengendara berhenti menunggu lampu lalu lintas menjadi hijau. Tujuannya, agar pengendara dapat lebih tertib dalam berlalu lintas setelah mendengar lagu yang diputar.

"Program ini tentunya bukan mengatasi kemacetan, mengatasi kemacetan adalah dengan menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas. Tujuannya adalah untuk tertib lalu lintas agar pengendara itu mengerti kesabaran di dalam berkendara, jadi ketika lampu merah menyala, pengendara diberikan peringatan untuk tertib lalu lintas. Ketika tertib lalu lintas maka arus lalin akan mengalir," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, Rabu (17/7).

Lagu yang akan diputar sebagai tanda bahwa lampu merah sedang menyala. Selain itu sebagai penanda bagi penyeberang jalan.

"Ketika penyeberang jalan melalui zebra cross dan berbunyi, maka menandakan lampu merah sedang menyala," ucapnya.

Lagu yang akan diputar nanti berjudul 'Hati-Hati' dan dinyanyikan Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad. Selain lagu, nantinya juga akan ada ada pesan-pesan dari tim lalu-lintas yang tengah disusun konsepnya.

"Musik itu beragam, ada juga pesan tim lantas yang sedang kami susun karena ini kan belum selesai konsepnya. Dan juga ada lagu-lagu lainnya yang berisi pesan-pesan tim lantas. Ini yang sebetulnya sedang kami seleksi lagu-lagu apa yang nantinya cocok untuk diisi dalam traffic light," tukasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pihaknya masih akan mengkaji wacana pemutaran lagu di lampu merah tersebut, dengan mengutamakan dari sisi manfaat dan aspek keselamatan.

"Nanti tetap akan kami kaji dari sisi manfaat dan aspek keselamatan.
Tentunya dalam hal ini kami sedang bahas dalam forum lalu lintas secara terbatas, dan kami akan kembangkan juga komunikasi dengan stakeholder terkait dalam melakukan kebijakan ini," tutupnya.

Baca juga:
Rencana Pemkot Depok Putar Musik di Lampu Merah Agar Pengendara Patuh Berlalu Lintas
Pemerkosa Remaja Depresi di Depok Mengaku Akan Nikahi Korban
Polisi Akan Panggil Orang Tua Remaja Depresi Yang Diperkosa
3 Kader Terbaik PKS Jadi Bakal Calon Wali Kota Depok
Sebabkan Macet Panjang, Sistem Masuk Berbayar Kampus UI Dinonaktifkan
Serobot Palang Perlintasan, 2 Warga Tewas Ditabrak KRL
BEM UI Ajak Pengojek Demo Tolak Kebijakan Rektorat Soal Parkir Berbayar

(mdk/lia)