Lahan Gambut di OKI Terbakar, 3 Hari Api Belum Juga Padam

Lahan Gambut di OKI Terbakar, 3 Hari Api Belum Juga Padam
Petugas berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut di OKI, Kamis (23/9). ©2021 Merdeka.com
NEWS | 23 September 2021 18:09 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah konsesi sebuah perusahaan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Api belum juga padam sejak muncul tiga hari lalu.

Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan, dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengungkapkan, karhutla berada di lahan gambut yang pernah terbakar hebat pada 2015.

"Terbakar sejak tanggal 21/9, lokasi gambut, dalam konsesi," ungkap Ferdian, Kamis (23/9).

Satgas darat dari Manggala Agni, BPBD, dan perusahaan, dibantu tim udara sedang berupaya memadamkan api. Penyekatan dilakukan agar api tidak semakin meluas, terutama di gambut yang dalam.

"Kita berupaya supaya api tidak membakar masuk ke dalam gambut yang dalam. Saat ini masih terbakar di permukaan," ujarnya.

"Tim pemadam masih terus berupaya baik dari darat maupun udara. Kendala siang tadi angin kencang dan berubah-ubah arah, bahan bakaran banyak menumpuk, kondisi sumber air masih ada, hujan ringan sebentar membuat asap semakin pekat," sambung dia.

Sementara itu, luas lahan yang terbakar belum dapat dipastikan. "Luasan masih perlu konfirmasi dari perusahaan," kata Ferdian.

Melihat kondisi saat ini, hujan deras dan dalam waktu yang lama menjadi harapan agar api benar-benar padam dan potensi menyala tidak ada lagi.

Dia menambahkan, karhutla di OKI berpotensi menimbulkan kabut asap di wilayah Palembang. Angin saat ini mengarah ke kota itu. "Kalau ini (karhutla) belum tuntas, bisa jadi ada potensi asap mengarah ke Palembang," pungkasnya.

Baca juga:
Terancam Kebakaran Hutan, Pohon Terbesar Dunia Dibungkus Selimut Tahan Api
Sidang Umum PBB, Jokowi Sebut Kebakaran Hutan di Indonesia Turun 82 Persen pada 2020
BPBD Sumatera Selatan Lakukan Pemadaman Titik Api di 7 Kabupaten
Sumur Minyak Ilegal Meledak di Batanghari, Anggota Kepolisian Diduga Terlibat
Kebakaran Hutan Mulai Mengakibatkan Kabut Asap di Palembang
Menteri LHK Akan Bawa Aplikasi ASAP Polri Sebagai Contoh di Konferensi Tingkat Dunia

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami