Lantik Anak Buah, Mendagri Ingatkan Ancaman Klaster Baru Covid-19 Perkantoran

Lantik Anak Buah, Mendagri Ingatkan Ancaman Klaster Baru Covid-19 Perkantoran
PERISTIWA | 27 Juli 2020 13:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dalam sambutan dalam pelantikan Pejabat Pimpinan Tertinggi Madya Eselon I Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di ruang Sasana Bhakti Praja (SBP) Komplek Kemendagri, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berpesan agar seluruh jajarannya berhati-hati dalam bekerja.

Pasalnya, wabah Covid-19 belum tuntas dikendalikan, ditambah ruang kantor jadi tempat penularan atau klaster baru.

"Sekarang ini sudah mulai work from office (WFO). Ini. betul-betul harus hati-hati karena beberapa kantor pemerintahan itu menjadi klaster baru," kata Mendagri di Jakarta, Senin (27/7/2020).

Mendagri meminta pejabat eselon I dan II di Kemendagri untuk betul-betul memberikan pemahaman kepada stafnya tentang Covid-19. Termasuk cara penularannya dan mencegahnya.

"Sekali lagi saya sampaikan penularan melalui mulai dari percikan. Maka jaga jarak. Penularan juga melalui aerosol, semburan dan penularan melalui objek. Yang objek ini yang banyak, sama aerosol yang mungkin kita tidak sadar," katanya.

Oleh karena itu, kata Mendagri, bagi yang harus bekerja di kantor atau masuk kantor, posisi duduk harus berjarak. Di jarang-jarangkan atau terapkan sistem shift, sehingga potensi penularan bisa dicegah.

“Jika di dalam ruangan tidak perlu pakai AC. Kalau mau pakai AC sebelumnya yang lain-lain, seperti ventilasi dibuka supaya terjadi aliran udara keluar. Kemudian buka gorden yang banyak supaya sinar matahari masuk, karena sinar matahari akan membunuh protein RNA yang ada di virus Covid-19," ujarnya.

Potensi penularan yang paling rawan, lanjut Mendagri, adalah barang atau benda yang dipegang oleh orang yang telah tertular virus. Sebisa mungkin jika habis pegang benda di ruang publik, seperti di kantor, jika belum cuci pakai sabun, atau hand sanitizer, jangan pegang area mata atau hidung.

" Kalau bapak-bapak dan ibu bertanya kenapa Pak Menteri tidak pakai sarung tangan? Saya setelah pegang ini tidak ada pegang hidung, tapi setelah saya pegang mic pegang segala macam yang lain saya semprot baru pegang mata hidung atau mulut. Nah ini, jadi tolong ingatkan betul tetap pakai masker, kecuali sendirian di ruangan. Tapi kalau rapat upayakan tetap pakai masker walaupun jaga jarak, sinar matahari masuk, AC misalnya dimatikan, itu akan sangat banyak membantu, dan jangan lupa siapkan sabun cuci tangan di mana-mana, juga hand sanitizer. Ini perlengkapan perorangan tiap-tiap personel, " tutur Mendagri.

Tito meminta Kemendagri bisa menjadi contoh kantor yang dapat menghimbau pencegahan Covid, bukan justru menjadi klaster penularan.

“Berdoa supaya Kemendagri ini tidak terjadi penularan Covid-19 atau jadi klaster baru, karena bagaimana kita akan bicara keluar tentang penanganan Covid kalau kantor Kemendagri sendiri tidak bisa menjadi contoh," ujarnya.

reporterDelvira Hutabarat

sumber liputan.com (mdk/ded)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami