Lawan Covid-19 dengan Virus Kebaikan

Lawan Covid-19 dengan Virus Kebaikan
Antrean ambulans pasien Covid-19 di TPU Rorotan. ©2021 Merdeka.com/Imam Buhori
NEWS | 22 Juli 2021 10:39 Reporter : Tim Merdeka

Merdeka.com - Virus Covid-19 membawa kesusahan dari sisi kesehatan hingga sosial ekonomi. Perlu sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan semangat gotong royong yang positif dalam mencari solusi di masa sulit.

Deputi III Bidang Perekonomian Kantor Staf Presiden, Panutan S. Sulendrakusuma, menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan jaminan agar aparat tidak takut untuk segera mengeluarkan bantuan sosial, asal memenuhi prinsip akuntabilitas.

"Hal lainnya adalah dilakukan pula rapat terbatas bersama kepala daerah untuk mendorong agar penyerapan anggaran,
khususnya anggaran perlindungan sosial segera dilakukan," kata Panutan di Dialog Produktif diselenggarakan KPCPEN dan disiarkan FMB9ID_IKP, Rabu (21/7).

Tidak hanya pemerintah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam kesempatan Iduladha 2021 ini juga menggelar kurban online untuk membantu fakir miskin yang terhimpit kesulitan selama pandemi.

Ketua BAZNAS Noor Achmad menerangkan gagasan kurban online tahun ini memiliki minat yang tinggi. "Angka peminat kurban online tahun ini 70% lebih tinggi dari tahun lalu. Bahkan dari target kami yakni setara 4000 ekor kambing sudah mencapai lebih dari 120% atau lebih 20% dari target," ujar dia.

Di kesempatan yang sama, selebritis sekaligus penyintas Covid-19, Imam Darto berkisah mengenai gerakan yang dilakukan di masa pandemi untuk menularkan virus kebaikan bagi orang banyak.

"Banyak yang mengirimkan pesan ke saya minta tolong karena kesulitan mencari rumah sakit, ruang ICU, tabung oksigen, tapi yang paling banyak adalah mencari donor plasma darah. Saya dan salah satu restoran lalu membuat gerakan memberi makan sepuluh pasien isolasi mandiri selama sepuluh hari, untuk makan siang dan malam mereka. Tetapi saya menerapkan prinsip yang nantinya pasien isolasi mandiri ini bisa mendonorkan plasma darahnya kepada yang membutuhkan ketika sudah sembuh," kata Imam.

Dia berpendapat Covid-19 perlu dilawan dengan virus kebaikan. “Satu virus (Covid-19) menulari yang lain, banyak yang terkapar sakit. Kita juga harus menularkan virus kebaikan agar banyak yang sembuh dan kekebalan tubuhnya naik. Minimal kalau tidak bisa berbuat sesuatu yang sifatnya materi, bisa sedekah senyum, karena tangan di atas itu lebih baik," kata Imam.

"Apa yang dilakukan mas Imam Darto mencerminkan jati diri masyarakat Indonesia. Dari dulu masyarakat Indonesia adalah masyarakat berprinsip gotong royong. Untuk menangani pandemi Covid-19 ini memang harus total football. Karena itu kita sebagai satu bangsa, harus menggunakan seluruh kekuatan yang ada di bangsa kita dalam menangani pandemi ini,” ujar Panutan. (mdk/gil)

Baca juga:
Puluhan Nakes di Jember Tertular Covid-19 dalam Sepekan, Begini Kabar Terbarunya
Melawan Rasa Takut dari Wisma Atlet
Walikota Bekasi Protes: 60 Persen Zona Hijau, Tapi Masuk PPKM Level 4
Surabaya dan Madiun Keluhkan Stok Vaksin Covid-19 Menipis
Mulai 22 Juli, Siloam & Meikarta Beri Edukasi Panduan Isoman Lewat Seminar Gratis
Khofifah Evaluasi PPKM Darurat: Testing Naik, Kasus Naik, Keterisian RS Flat
Wapres: Jangan Sampai Ada Gubernur Tak Tahu Jumlah Vaksin yang Masuk
Timbun Obat untuk Pasien Covid-19, Lima Orang di Jabar Dibekuk Polisi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami