Lebaran, Rutan Samarinda Sajikan 3 Ribu Porsi untuk Makan Bareng Narapidana

Lebaran, Rutan Samarinda Sajikan 3 Ribu Porsi untuk Makan Bareng Narapidana
Lebaran warga binaan di Lapas Samarinda. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 15 Mei 2021 06:02 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Seribuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIA Samarinda makan bareng 3.000 porsi bakso dan siomay. Tujuannya untuk menguatkan kekeluargaan antar WBP, lantaran dua tahun ini tidak ada besuk keluarga saat lebaran Idulfitri. Mengingat masih di situasi pandemi Covid-19.

Kegiatan makan bareng tiga ribu porsi makanan itu dimulai pukul 10.00 WITA pagi tadi. Tersedia 1.500 porsi bakso dan 1.500 porsi siomay.

"Rencana ini kami inisiasi bersama seluruh petugas. Kami melakukan patungan seikhlasnya seluruh petugas (rutan). Akhirnya mencukupi untuk makan bersama hari ini,” kata Kepala Rutan Kelas IIA Samarinda Alanta Imanuel Ketaren, Jumat (14/5).

Alanta menerangkan, santap bersama itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi WBP yang sudah dua kali lebaran di 2020 dan 2021 tidak menerima kunjungan keluarga mereka atau tatap muka.

"Kami ingin memberikan suasana kekeluargaan di hari raya ini. Jadi makanan bersama ini kami harap bisa mengisi kerinduan warga binaan kami bersama keluarga,” ujar Alanta.

Namun demikian, pedagang bakso dan siomay yang menyajikan santapan itu, tentu tidak bisa masuk begitu saja tanpa pemeriksaan kesehatan. Mereka harus melewati rapid antigen dengan hasil negatif.

Riko, yang sudah 3 tahun ini menjalani masa hukumannya mengaku senang bisa santap makanan bersama sesama warga binaan di waktu lebaran.

"Ada sedih dan ada bahagianya. Sedih karena saya tidak bisa lebaran dengan keluarga. Tapi saya juga senang ada acara makan bersama ini. Berasa benar-benar sedang berlebaran,” ujarnya.

"Semua teman-teman saya merasakan kebahagian lebaran juga. Kan di luar (Rutan) kalau lebaran itu sering ada makan besar begini, mas. Nah, tahun ini saya rasain juga. Alhamdulillah," ungkap Riko. (mdk/ray)

Baca juga:
Lebaran di Rutan Batang, Keluarga Tak Bisa Bertemu Langsung Hanya Boleh Kirim Makanan
Besuk Tahanan dan Napi di Rutan-Lapas Kaltim saat Lebaran Hanya Lewat Video Call
Dipicu Isu Ilmu Hitam, Napi Lapas Merauke Bentrok hingga Menewaskan 2 Orang
3 Narapidana Melarikan Diri dari Lapas Talu Pasaman Barat
Putus Rantai Peredaran Narkoba, 58 Napi Dipindah dari Lapas Kedungpane Semarang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami