Lelang Lukisan Dihadiri Pengusaha, Jokowi Jelaskan Pencapaian Jadi Presiden
PERISTIWA | 11 Februari 2019 22:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Capres petahana Joko Widodo atau Jokowi menghadiri acara pameran dan lelang lukisan di Grand Ballroom Hotel Pullman Jakarta Barat. Jokowi mengaku bahwa acara lelang lukisan tersebut sekaligus fundraising atau penggalangan dana.

Jokowi hadir di lokasi pada pukul 18.47 WIB. Acara yang mengangkat tema '#01 Satu Arah untuk Satu Indonesia Maju' itu digelar oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. Pertemuan yang dihadiri sejumlah pengusaha tersebut pun berlangsung tertutup.

"Saya ngomong apa adanya ya, ini fundraising," ucap Jokowi di lokasi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan ada beberapa lukisan yang dilelang. Jokowi pun sempat melukis dalam acara tersebut. "Iya (sempat melukis)," katanya.

Selain penggalangan dana, Jokowi mengatakan dirinya juga menyampaikan capaian kinerja selama empat tahun menjabat sebagai presiden kepada para undangan yang hadir. Dia juga menyampaikan apa yang akan dikerjakan bila terpilih pada Pilpres 2019.

"Kita menyampaikan apa yang sudah kita kerjakan dan apa yang akan kita kerjakan. Saya kira itu aja," jelasnya.

Berdasarkan pantauan, di luar ruangan terpajang beberapa lukisan, antara lain karya dari Kartika Affandi seharga Rp 250 juta, lukisan karya Nasirun seharga Rp 250 juta, lukisan karya Paul Hendro senilai Rp 40 juta. Ada pula lukisan patung burung garuda karya Nyoman Nuarta yang dikabarkan telah laku terjual Rp 550 juta, hingga gitar tipis dengan bergambar wajah Jokowi hingga Jokowi-Ma'ruf.

Dalam acara ini, Jokowi turut didampingi Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Gerindra: Tata Kelola Administrasi Presiden Harus Ditinjau Ulang
Ketua DPR: Politis atau Tidak, Rakyat Rasakan Kemurahan BBM
Balas Jokowi, Gerindra Tegaskan Tak Ikut Teken APBN
Kasus Dhani Hingga Slamet Ma'arif, NasDem Bela Jokowi dari Tuduhan Kriminalisasi
Pilihan Hati Pegawai Negeri
Luhut: Pemerintah Tidak Pernah Bohong Menyampaikan Apa-apa yang Dicapai

(mdk/eko)