Lembar Jawaban UN SD Tangsel Buram, Disdik Salahkan Percetakan Pemenang Tender

PERISTIWA | 23 April 2019 11:42 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Lembar jawaban komputer (LJK) ujian sekolah berstandar nasional (USBN) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Tangerang Selatan buram. Padahal sebelumnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat berjanji bakal mengganti.

Hal ini dikeluhkan beberapa pihak sekolah. Bahkan mereka khawatir nilai dari para siswa bakal berpengaruh akibat LJK yang buram.

"Kami sekolah merasa bersungguh-sungguh menggembleng siswa untuk sukses pada USBN, saya rasa siswa juga bisa untuk mengerjakan soal dengan lancar, tapi dengan masalah teknis ini, kami juga malah menjadi khawatir," ujar Kepala Sekolah SD di Serpong, Tangerang Selatan ini yang enggan disebutkan namanya, Selasa (23/4).

Diungkapkannya, LJK yang buram itu, siswa mengaku kesulitan dalam menjawab soal. Karena, batas jawaban di lembar soal sama sekali tidak jelas.

"Sekarang kalau siswa pilih jawaban A, tapi karena batas mencoretnya terlewat, ini kan nanti terbaca di komputer jadi dua jawaban," tuturnya.

Dia berharap, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel memberikan langkah tepat untuk memecahkan persoalan tersebut.

"Solusinya nanti saat pemeriksaan LJK siswa harus benar, mesinnya haru bisa membaca dengan baik seluruh jawaban siswa. Kalau tidak, maka siswa dan sekolah yang dirugikan," ucap dia.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono mengakui, berlanjutnya LJK yang buram di hari kedua pelaksanaan USBN.

Menurut dia, percetakan pemenang tender tidak mampu menuruti keinginan Dinas untuk segera mengganti LJK baru yang lebih baik.

"Kami komplain, segera agar LJK dicetak ulang, dia (percetakan) juga merespons dan meminta maaf karena tidak bisa hari ini dibagikan," katanya.

Menurut Taryono, pihaknya juga tidak mengetahui perusahaan percetakan pemenang tender tersebut, karena menang berdasarkan hasil lelang.

"Kita juga enggak tahu, tahu-tahu pemenangnya dari jauh sana. Dari Bandung pemenang lelangnya," kilah Taryono.

Baca juga:
Dari 646 SMP di Garut yang Melaksanakan UNBK Hanya 412
Keseriusan Siswa SD Negeri Cipinang 03 Kerjakan Soal USBN
USBN Hari Pertama, Pelajar di Tangsel Keluhkan Lembar Jawaban Komputer Burem
Siswa SMP se-Jakarta Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer
17.693 Pelajar di Tangsel Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer
4,27 Juta Pelajar SMP dan MTS Ikuti UN Mulai 22-25 April

(mdk/cob)