Lerai Polisi Bertengkar, Warga Semarang Tertembak

Lerai Polisi Bertengkar, Warga Semarang Tertembak
Ilustrasi penembakan senjata api. Liputan6.com ©2020 Merdeka.com
NEWS | 19 Mei 2022 13:23 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Seorang warga Tambakrejo, Semarang Utara, Semarang, berinisial S (48), tertembak saat melerai pertengkaran antara anggota Polda Jawa Tengah, Briptu RS, dengan kerabatnya. Kakinya diterjang peluru yang diduga dari pistol airgun milik personel kepolisian itu.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal Alqudusy di Semarang mengatakan, penembakan yang terjadi pada Rabu (18/5) malam. Peristiwa itu bermula ketika Briptu RS terlibat perselisihan dengan kerabatnya, SY, di lokasi di sekitar Tambakrejo.

"Korban S ini informasinya berusaha melerai," kata Iqbal, Kamis (19/5).

Namun, lanjut dia, tiba-tiba Briptu RS meletuskan pistolnya. Peluru mengenai kaki S yang juga masih berkerabat dengannya.

2 dari 3 halaman

Ditangani Propam Polda Jateng

Iqbal menyebut perkara ini sudah ditangani oleh Bidang Propam Polda Jateng. "Terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Propam," katanya seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan bahwa korban sudah mendapat perawatan di rumah sakit dan kondisinya sudah membaik.

Kabid Humas menambahkan bahwa Polda Jawa Tengah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian itu. Mereka dan berkomitmen untuk menuntaskan perkara itu.

3 dari 3 halaman

Selidiki Asal Senjata

Bidang Propam Polda Jateng juga menyelidiki status kepemilikan senjata api airgun yang dibawa personel Ditresnarkoba Polda Jateng itu hingga mengenai kaki korban.

"Briptu RS kita periksa, serta kepemilikan senpi sedang kita dalami, kalau terbukti pelanggaran berat kita bakal kenakan sanksi tegas bagi oknum polisi tersebut," kata Kabid Propam Polda Jateng Kombes Mukiya.

Sementara Kepala Humas RSI Sultan Agung Chanif M mengatakan, korban dirawat sekitar jam 19.30 WIB. Kondisi pasien dalam keadaan baik. Pasien menjalani operasi pengambilan peluru.

"Pasien sempat dirawat UGD. Saat ini pasien sudah di ruang rawat inap biasa. Peluru itu mengenai lutut kiri korban," jelas Chanif.

(mdk/yan)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini