Letusan Gunung Api Bawah Laut di Tonga Tak Berdampak pada Indonesia

Letusan Gunung Api Bawah Laut di Tonga Tak Berdampak pada Indonesia
Penampakan letusan gunung bawah laut di Tonga yang picu tsunami. ©HANDOUT/NATIONAL INSTITUTE OF INFORMATION AND COMMUNICATIONS (JAPAN)/AFP
NEWS | 16 Januari 2022 14:33 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan letusan gunung berapi bawah laut di wilayah Tonga tidak berdampak di Indonesia. Letusan gunung api itu memicu terjadinya tsunami di Tonga.

"Berdasarkan hasil observasi muka laut yang dilakukan oleh BMKG, letusan gunung api tersebut tidak menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia," jelas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dikutip dari siaran persnya, Minggu (16/1).

Karena itu BMKG meminta masyarakat tidak panik. Dia juga meminta warga tak termakan hoaks atau berita-berita bohong.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," sambung Bambang.

Sebelumnya, erupsi gunung api bawah laut di wilayah Tonga terjadi pukul 11.27 WIB pada Sabtu (15/1) dengan koordinat 20,5° LS ; 175,4° BB.

Pacific Tsunami Warning Center_ (PTWC) memberikan informasi bahwa erupsi gunung api tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Tonga, Papua New Guinea dan Australia.

KBRI Wellington menyampaikan Tonga Meteorological Services memberlakukan kondisi darurat bagi seluruh pulau di Tonga dan meminta masyarakat untuk evakuasi ke lokasi yang lebih tinggi. Ada empat WNI yang tidak bisa dihubungi, termasuk tiga orang anak buah kapal (ABK).

"KBRI terus mencoba menghubungi agensi kapal Ngatai Marine Entrepriss Ltd di Tonga yg memperkejakan tiga orang ABK WNI guna memastikan keselamatan mereka, namun belum dapat dihubungi," tulis keterangan KBRI, Minggu (16/1).

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
Penjelasan BPPTKG Soal Video Gunung Merapi Semburkan Awan Panas
Bencana Semeru Jadi Wisata Ajang Konten, Ramai Sorotan 'Bahagia di Atas Derita'
Cerita Bocah Fida 6 Jam Bertahan di Masjid Sampai Ketemu Keluarga saat Erupsi Semeru
Cerita Bocah Fida 6 Jam Bertahan di Masjid Sampai Ketemu Keluarga saat Erupsi Semeru
Suami Ungkap Sikap Tak Biasa Rumini Sehari Sebelum Wafat, Selalu Minta Peluk & Cium
Nenek Korban Erupsi Semeru Izin Petugas Posko Pulang ke Rumah demi Lakukan Ini

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami