Lima Hari Terakhir, Densus 88 Tangkap 10 Terduga Teroris

PERISTIWA | 14 November 2019 16:34 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror meringkus sepuluh orang terduga teroris sepanjang 9 November hingga 13 November 2019. Empat di antaranya ditangkap setelah insiden bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara.

"Ada 10 orang yang sudah diamankan, jadi 5 orang di Riau, kemudian satu orang di Bekasi, kemudian 3 orang di Banten, satu orang di Jawa Tengah. Itu di luar yang istri pelaku yang ada di Medan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mako Brimob Kelapa 2 Depok, Kamis (14/11/2019).

Dedi membeberkan, polisi lebih dulu menangkap lima terduga teroris di Riau. Mereka berinisial S, WN, MF, S alias Umu Salsabila dan Y.

Selanjutnya, satu terduga teroris di Bekasi. Kemudian, tiga orang terduga teroris di kawasan Banten. Terakhir di Jawa Tengah.

Dedi menerangkan tiga terduga teroris yang tertangkap di Banten ditangkap usai bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

Dedi memastikan mereka merupakan anggota dari kelompok Ansharut Daulah (JAD) Banten yang terafiliasi ke ISIS.

"Empat tersangka tersebut ada tersangka yang juga pernah mengikuti latihan militer dan ada juga yang sudah mengikuti perang bersama ISIS di Suriah. Saat ini sedang dikembangkan oleh tim densus 88," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Satu Terduga Teroris yang Diamankan di Banten Karyawan BUMN
Pelaku Bom Medan dan Istri Sempat Merencanakan Aksi Teror di Bali
4 Orang di Banten dan Jateng yang Ditangkap Polisi Pernah Ikut Perang Suriah
Empat Orang Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Banten
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Depok

(mdk/bal)