Logistik Tak Kunjung Tersedia di TPS 043 Jayapura, Gubernur Papua Batal Nyoblos

PERISTIWA | 17 April 2019 12:49 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Logistik di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 043 Kelurahan Argapura Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura belum juga tiba. Alhasil, seluruh pemilih yang masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) harus gigit jari.

Termasuk Gubernur Papua, Lukas Enembe. Akhirnya, Lukas batal menggunakan hak suaranya.

Dari pantauan di lapangan, dia datang bersama istri sekitar pukul 10.00 Wit, namun ternyata surat suara, kotak suara, tinta dan lain sebagainya hingga 10.51 Wit belum juga ada.

"Ini hampir semua TPS di Distrik Jayapura Selatan belum ada logistiknya, belum tahu juga distrik lainnya," kata Lukas di Jayapura, Rabu (17/4).

Ia kecewa, karena keterlambatan logistik ini dapat membuat masyarakat tidak menggunakan hak pilihnya.

Senada dengan Enembe, Ketua KPPS TPS 043 Kelurahan Argapura, Distrik Jayapura Selatan Matias Wiran mengatakan dengan keterlambatan logistik tentunya akan mempengaruhi waktu pencoblosan.

"Jika pencoblosan dimulai pukul 13.00 Wit tentunya berpengaruh, kami akan membuka waktu pencoblosan sekitar 2-3 jam kemudian ditutup karena waktu sudah pukul 15.00 WIT," katanya.

Dia menjelaskan banyak warga sudah datang sejak pagi, namun karena menunggu lama, akhirnya banyak yang pulang kembali.

Termasuk Enembe dan istri yang akhirnya memilih untuk melanjutkan berkeliling Kota Jayapura untuk memantau pelaksanaan pemilu sambil menunggu informasi jika logistik sudah tiba di TPS 043 Kelurahan Argapura.

Baca juga:
Salah Data, Dua Anak Wagub Sumut Dapat Undangan Ganda Mencoblos Pemilu 2019
Belum Terbukti Politik Uang di Pemilu 2019, Caleg Gerindra Riau Dibebaskan Bawaslu
Meski Beda Pilihan Presiden, Bupati Garut Nyoblos Bareng Istri
Khofifah Ajak Warga Jatim Gunakan Hak Pilihnya, Jangan Sampai Golput
Amien Rais Yakin Prabowo Menang Pilpres 2019

(mdk/rhm)