Longsor di Lebak, 9 Penambang Emas Terjebak di Lubang Galian

PERISTIWA | 8 Desember 2019 15:53 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Bencana banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak, pasca hujan deras mengguyur. Peristiwa itu menyebabkan 9 orang gurandil (penambang emas ilegal) terjebak dalam lubang galian tambang emas.

Para penambang emas tersebut terjebak sejak Jumat kemarin, dan berhasil dievakuasi oleh Tim Sar gabungan sekira pukul 06.00 WIB, Minggu (8/12). Tim Sar terdiri dari Basarnas, Kodim 0603 dan Polres Lebak, BPBD, relawan BSMl, BPBD, PMI, Tagana dan warga sekitar.

Kesembilan orang gurandil itu ialah Surahman, Hamdan, Ade, Haisa, Barka, Faisal, Juli, Ansa dan Dar’i. Setelah berhasil dievakuasi, para gurandil langsung dibawa ke Puskesmas Citorek untuk menjalani perawatan.

Kasubsiops dan Siaga Basarnas Banten, Hairoe Amir membenarkan bahwa korban yang tertimbun longsor telah ditemukan dalam kondisi selamat dan sudah dievakuasi.

"Mereka berhasil di evakuasi pada pukul 6.00 WIB pagi tadi, seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung ditangani tim medis Puskesmas Citorek,"tukasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Hujan Deras, Sejumlah Desa di Kalbar Terendam Banjir
2 Kecamatan dan 4 Desa di Lebak Diterjang Banjir Bandang
Nestapa Kamp Pengungsian Warga Suriah yang Terlantar Terendam Banjir
Debit Air Kali Cakung Meningkat, Tanggul di Bekasi Jebol Sepanjang 22 Meter
Sungai Batang Lubuh Meluap, 7 Kecamatan di Rokan Hulu Terendam Banjir

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.