Longsor Sebabkan Sebagian Jalur di Kabupaten Sangihe Tertutup Material

Longsor Sebabkan Sebagian Jalur di Kabupaten Sangihe Tertutup Material
Tanah Longsor di Tarakan, Seorang Warga Meninggal Dunia. ©2021 Merdeka.com/HO-BPBD Kota Taraka
NEWS | 17 September 2021 13:44 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Sebagian badan jalan di Kepulauan Sangihe tidak bisa dilalui karena tertutup longsor. Longsor jadi setelah Kabupaten Sangihe diguyur hujan lebat sejak Rabu (15/9) kemarin.

"Jalur jalan Tahuna-Petta dan Tahuna-Manganitu saat ini tertutup oleh material longsor sehingga tidak bisa dilalui kendaraan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Rivolius Pudihang. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (17/9).

Saat ini, ekskavator sudah dikerahkan menuju lokasi untuk mengangkat material longsor. Sehingga jalan bisa kembali dilalui kendaraan.

Longsor juga terjadi di Kelurahan Lesa RT 5 Lingkungan 3 Kecamatan Tahuna dan menimpa rumah keluarga Sahabaeng Luminda.

"Ada satu rumah yang rusak akibat tertimbun longsor di Kelurahan Lesa dan saat ini material longsor sementara dibersihkan oleh masyarakat dibantu TNI dan Polri. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa," kata dia.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada sebab hujan masih berpotensi terjadi di Sangihe.

"Kami mengimbau warga agar tetap waspada sebab hujan masih akan turun di wilayah Kepulauan Sangihe," kata dia. (mdk/lia)

Baca juga:
Belasan Rumah Rusak Diterjang Tanah Longsor di Tasikmalaya
BMKG Peringatkan Potensi Bencana Hidrometeorolofi di 4 Provinsi
18 Bencana Terjadi di Tasikmalaya dalam Dua Hari
Hujan Deras Picu Longsor, Satu Rumah di Serang Roboh
Tanah Kerap Bergetar, Penyebab Longsor di Rumpin Bogor Diduga dari Tiang Pancang
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Sebagian Wilayah Tasikmalaya

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami