Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta, Satgas akan Buka Tempat Perawatan OTG

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta, Satgas akan Buka Tempat Perawatan OTG
Kepala BNPB Ganip Warsito. Antara
NEWS | 13 Juni 2021 18:01 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letjen TNI Ganip Warsito mengatakan, pihaknya telah berkolaborasi dan berkoordinasi dengan para kepala daerah mulai dari Gubernur Jawa Tengah, Timur, Barat, hingga DKI Jakarta untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Salah satunya di Jakarta, Ganip mengatakan Pemerintah akan membuka tempat perawatan untuk pasien orang tanpa gejala (OTG) di Pademangan, tower 8 yang sebelumnya ditempati para tenaga kesehatan.

"Untuk mengatasi lonjakan kasus khususnya di DKI dan daerah penyanggah, pemerintah akan membuka tower 8 di Pademangan, untuk perawatan pasien OTG, tower tersebut sebelumnya ditempati tenaga kesehatan, nantinya nakes tersebut akan dipindahkan ke hotel terdekat," katanya dalam akun YouTube BNPB, Minggu (13/6).

Dia mengatakan, apabila pemindahan tersebut berhasil nantinya di tower tersebut akan menambahkan kapasitas tempat tidur yaitu 1.572. Lalu yang kedua nantinya juga akan ditambah kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran sebanyak 2.000 tempat tidur.

"Sehingga kapasitas ini bisa menambah 2.000 tempat tidur, di RSDC kemayoran dapat meningkat dari 5.994 tempat tidur, menjadi 9.566 tempat tidur," ungkapnya.

Sementara itu, Ganip juga sudah berkomunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dari hasil pertemuan tersebut dijelaskan, Rusun Nagrak Cilincing, akan dioperasikan menjadi tempat isolasi OTG. Dia merinci dari rusun tersebut terdiri dari 5 tower masing-masing 16 lantai sehingga menambah 2.550 tempat tidur.

"Satgas melalui BNPB akan menambah fasilitas velbed secara bertahap, saat ini sudah kita kirimkan 900 velbed. Dengan demikian RSDC kapasitas 12.116 tempat tidur, penambahan ini realnya menjadi 6.122 tempat tidur atau 102 persen," bebernya.

Sementara itu, Ganip menjelaskan Pemda DKI juga telah menyiapkan 31 lokasi tempat isolasi untuk OTG. Dengan kapasitas 8 ribu orang, termasuk kata dia di Rusun Nagrak.

"Daerah penyanggah Depok, Bogor, tangsel akan diaktifkan kembali bila dibutuhkan. Rencana ini sebelumnya sudah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Jokowi Minta Satgas Covid-19 Percepat Proses Testing dan Perkuat Tracing
Keterisian RSD Wisma Atlet Capai 80 Persen, Sisa 1.300 Tempat Tidur
Sepertiga Warga DKI Jakarta Masih Khawatir akan Vaksin Covid-19
Dukung Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19, Satgas Bantu 500 Velbed Rusun Nagrak
Ganjar: Temuan Varian Covid-19 India Sudah Masuk di Kudus

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami