LPA: Pemerkosaan Mendominasi Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Banten

PERISTIWA » MALANG | 23 Juli 2019 23:35 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Pemerkosaan, kasus kekerasan terhadap anak yang mendominasi di provinsi Banten. Fenomena ini memprihatinkan karena dari berbagai kasus kekerasan yang terjadi para pelaku merupakan orang terdekat.

Berdasarkan data yang dihimpun Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Banten, kasus kekerasan terhadap anak meningkat pada semester pertama yakni bulan Januari sampai Juni 2019 dengan 38 kasus.

Ketua LPA Banten Uut Lutfi mengatakan, penanganan kasus pada tahun 2019 cukup mengkhawatirkan, karena dibandingkan dengan tahun sebelumnya, selama tahun 2018 hanya ada 26 kasus.

"Dari laporan yang masuk didominasi kasus persetubuhan sebanyak 16 kasus dan para pelaku adalah orang-orang terdekat korban," kata Uut dalam aksi kampanye damai bersama para pegiat anak di alun-alun Kota Serang, Selasa (23/7).

Ke-38 kasus yang tersebar di delapan kabupaten/kota se provinsi Banten. Dengan perincian di antaranya 16 kasus persetubuhan, 2 kasus penelantaran anak, 5 kasus hak asuh anak, 3 kasus kekerasan fisik, 1 kasus pembunuhan, 6 kasus pencabulan, 3 kasus penculikan, dan 2 kasus perdagangan orang.

Berdasarkan usia korban, didominasi oleh anak-anak dengan rentang umur 13 sampai 18 tahun sebanyak 17 kasus. Dan berdasarkan gender sebanyak 82 % korban adalah anak perempuan.

"Melihat data tersebut menjadi miris untuk menjadi perhatian serius pemerintahan di tingkat bawah, saat ini banyak kasus anak tapi belum ada LPKSA (Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosial Anak) atau Pusat Terpadu Rehabilitasi Anak dan LPAS (Lembaga Penempatan Anak Sementara)," katanya.

Baca juga:
Diduga Idap Kelainan Seks, Pembina Pramuka Cabuli 15 Orang Siswa di Surabaya
Seorang Remaja di Malang Dicekoki Miras dan Dicabuli
Miris, Tiga ABG Perkosa Anak di Bawah Umur
Anak Korban Pencabulan Ayah Tiri Hingga Hamil di Garut Diberi Pendampingan Psikologis
Cabuli Siswi SMA, Dua Pemuda di Tangsel Dibekuk Polisi
Polisi Akan Panggil Orang Tua Remaja Depresi Yang Diperkosa

(mdk/ded)