LPSK Kirim Tim Beri Perlindungan Saksi dan Korban Pembantaian di Sigi

LPSK Kirim Tim Beri Perlindungan Saksi dan Korban Pembantaian di Sigi
PERISTIWA | 30 November 2020 02:35 Reporter : Wisnoe Moerti

Merdeka.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengirim tim untuk memproses perlindungan untuk saksi dan korban pembantaian di Lewono Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Sulteng, yang terjadi pada Jumat (27/11).

Wakil Ketua LPSK Achmadi mengatakan, tim akan mengidentifikasi korban atau keluarga korban dari tindakan yang diduga dilakukan kelompok teroris itu.

"Ada layanan yang diberikan sesaat setelah terjadinya tindak pidana terorisme, seperti bantuan medis. Tim juga perlu mendalami saksi atau korban guna kepentingan perlindungan dalam proses peradilan," tutur Achmadi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (29/11). Seperti dilansir Antara.

Rencananya, tim LPSK dikirim pada Senin (30/11) untuk melakukan penelaahan terhadap kondisi dan kebutuhan korban. Apabila kebutuhan bantuan medis dibutuhkan mendesak, LPSK dapat menerbitkan guarantee letter sebagai jaminan atas biaya penanganan medis korban tindak pidana terorisme.

Selain itu, LPSK menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan Polda Sulteng dan pihak terkait untuk kepentingan perlindungan dan proses layanan bantuan korban, seperti bantuan medis, rehabilitasi psikologis, psikososial, santunan untuk keluarga korban meninggal dunia serta melakukan penilaian untuk kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk diketahui, pada Jumat (27/11), salah satu rumah warga didatangi delapan orang tidak dikenal yang masuk lewat belakang rumah dan mengambil beras kurang 40 kilogram. Mereka lalu membantai keluarga tersebut. Tak hanya itu, mereka juga membakar enam rumah.

Pelaku kekerasan yang menyebabkan korban jiwa di Kabupaten Sigi itu disebut-sebut adalah kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso. Akibat kejadian itu sejumlah warga yang bermukim dekat rumah korban, bersembunyi, melarikan diri dan bahkan mengungsi. (mdk/noe)

Baca juga:
Ketua MPR Minta Polisi Tangkap Pelaku Pembantaian di Sigi & Telusuri Pasokan Senjata
Mahfud MD Pastikan MIT Pelaku Pembantaian di Sigi, Sisa Kelompok Santoso
Selain Bunuh Satu Keluarga dan Bakar Rumah, Kelompok MIT Juga Gasak Beras Warga
Ratusan Kepala Keluarga Mengungsi Pascapenyerangan di Sigi
Muhammadiyah Yakin Tragedi di Sigi Bukan Konflik Antar Umat Beragama
Anggota MIT Bunuh 1 Keluarga di Sigi, Menag Mengecam & Desak Polisi Tangkap Pelaku

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami