Luhut Beberkan Tiga Kunci Utama Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Luhut Beberkan Tiga Kunci Utama Hidup Berdampingan dengan Covid-19
Menko Marves Luhut Panjaitan. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 13 September 2021 21:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menko Marves, Luhut B. Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah terus melakukan persiapan untuk bisa hidup bersama dengan COVID-19 di masa yang akan datang.

"Pemerintah terus melakukan persiapan untuk hidup bersama dengan COVID-19. Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya ada tiga kunci utama untuk kita bisa hidup dengan COVID-19 ," kata Menko Luhut dalam konferensi pers yang dilangsungkan secara daring pada Senin (13/9/2021).

Yang pertama, adalah cakupan vaksinasi yang tinggi terutama untuk kelompok rentan seperti lansia. Kemudian kedua, adalah penerapan 3T termasuk penanganan isoter yang optimal, menurut Menko Luhut

"Ketiga adalah kepatuhan protocol Kesehatan yang tinggi: meliputi 3M dan implementasi skrining Peduli Lindungi. Jika capaian vaksinasi masih rendah, maka tiga strategi utama tersebut akan ditambahkan dengan pembatasan kegiatan masyarakat seperti implementasi PPKM yang ada saat ini," imbuhnya.

Terkait vaksinasi, Menko Luhut membeberkan bahwa data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan ada 41 juta dosis vaksin yang saat ini ada pada stock Provinsi dan Kabupaten/Kota yang belum disuntikkan.

"Hal ini tentu saja sangat disayangkan mengingat animo masyarakat sangat tinggi untuk vaksinasi," ujar Menko Luhut.

Proses Transisi Hidup Bersama COVID-19 Melalui Vaksinasi

Menko Luhut melanjutkan, sebagai salah satu proses transisi untuk hidup bersama COVID-19, telah diputuskan untuk memasukkan indikator cakupan vaksinasi dalam evaluasi lima penurunan level PPKM dari level 3 ke level 2, dan level 2 ke level 1 di Jawa Bali.

Yaitu "Cakupan vaksinasi dosis 1 harus mencapai 50 persen dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 40 persen, sebagai syarat tambahan untuk bisa turun dari level 3 ke level 2," jelas Menko Luhut.

Sementara syarat untuk penurunan PPKM dari level 2 ke level 1, cakupan vaksinasi dosis 1 harus mencapai 70 persen dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 60 persen.

"Untuk kota-kota yang saat ini berada pada level 2, akan diberikan waktu selama dua minggu untuk dapat mengejar target pada poin diatas. Jika tidak bisa dicapai maka akan dinaikkan statusnya ke level 3," terang Menko Luhut. (mdk/ded)

Baca juga:
Menko Luhut Wanti-Wanti Warga, Euforia Tanpa Prokes Picu Gelombang Baru Covid-19
Kemenkes: Indonesia Punya 21 Lab Canggih untuk Identifikasi Varian Covid-19
Pemerintah Pantau 3 Varian Mutasi Covid-19
Penjelasan Ilmiah soal Mutasi Covid-19 Kurangi Efikasi Vaksin
Kasus Aktif Covid-19 di Luar Jawa-Bali Beri Kontribusi 59,4 Persen Secara Nasional
Luhut: Presiden Perintahkan Tidak akan Mengakhiri PPKM Sampai Covid Terkendali
Luhut Tegaskan PPKM Level akan Terus Dilakukan hingga Covid Dapat Ditekan

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami