Luhut Minta Pendukung Nurut Prabowo, Tak Usah Datang ke Jakarta

PERISTIWA | 25 Juni 2019 12:11 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta pendukung Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno untuk tidak datang berbondong-bondong ke Mahkamah Konstitusi (MK) saat pengumuman hasil putusan sengketa Pilpres 2019, Kamis (27/6). Dia meminta para pendukung mendengarkan imbauan Prabowo.

"Ya saya pikir nurut saja ya sama Pak Prabowo. Kan Pak Prabowo sudah menyampaikan begitu, harapannya semua tenang-tenang lah," kata Luhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6).

Meski begitu, Luhut yakin tidak akan ada rusuh saat hasil akhir sengketa pilpres diumumkan. Sebabnya, baik Prabowo ataupun Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan imbauan pada para pendukungnya.

"Kalau menurut saya dengan pesan dari Pak Prabowo dan Pak Jokowi, mereka berdua kan hubungannya baik. Saya kira dengan kedewasaan kita semua, mestinya sih enggak ada masalah," ungkapnya.

Luhut juga meminta semua pihak untuk menghormati putusan MK. Sebab, perhelatan pilpres ini hanya sekedar musiman saja. Rutin digelar setiap lima tahun sekali. Tak perlu sampai bermusuhan.

Diketahui, Mahkamah Konstitusi memutuskan sidang putusan sengketa Pilpres 2019 digelar pada Kamis (27/6). Dimajukan satu hari dari Jumat, 28 Juni.

Baca juga:
Jelang Sidang Putusan MK, Polisi Imbau Warga Solo Tak Ikut Aksi ke Jakarta
Jubir MK Pastikan Putusan Sidang Sengketa Pemilu Dibacakan Kamis 27 Juni
Kapolri Siapkan 45.000 Personel Jaga Sidang Putusan Sengketa Pemilu di MK
Ulama Aceh Minta Masyarakat Terima Apapun Keputusan MK
Ma'ruf Amin Imbau Tak Ada Demo Berujung Kerusuhan Jelang Putusan Sidang MK

(mdk/ian)