Luhut: Situasi Covid-19 Jawa-Bali Membaik, Vaksinasi dan Prokes Jangan Kendor

Luhut: Situasi Covid-19 Jawa-Bali Membaik, Vaksinasi dan Prokes Jangan Kendor
Menko Marves Luhut Panjaitan. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 13 September 2021 20:41 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan menjelaskan situasi Covid-19 terus membaik di Jawa-Bali dan menyebabkan penurunan level PPKM. Walaupun begitu ada masih ada beberapa hal yang masih tertinggal terutama yaitu dalam kecepatan vaksinasi, protokol kesehatan, serta implementasi peduli lindungi.

"Kecepatan vaksinasi dan implementasi peduli lindungi serta protokol kesehatan masih tertinggal. Penurunan level PPKM di berbagai kota menyebabkan banyak euphoria dari masyarakat yang tidak disertai dengan implementasi protokol Kesehatan dan penggunaan peduli lindungi," kata Luhut dalam konferensi pers, Senin (13/9).

Luhut menilai hal tersebut dinilai berbahaya, sebab nantinya akan mengundang gelombang kasus berikutnya. Sebab itu dia meminta agar seluruh masyarakat tetap waspada.

"Selain itu dapat disampaikan juga bahwa perlu kewaspadaan kita semua sekali lagi, karena terdapat peningkatan kasus konfirmasi atau angka kematian dibeberapa wilayah di Jawa Tengah seperti Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Semarang," bebernya.

Dia menjelaskan dalam penerapan PPKM pada level 4-2 yang dilakukan pada sejak tanggal 06 September hingga 13 September 2021. Perkembangan kasus pun menunjukan perbaikan yang sangat signifikan dan capaian yang terus membaik.

"Dapat terlihat dari penurunan tren kasus konfirmasi secara Nasional hingga 93,9 % dan secara spesifik di Jawa-Bali turun hingga 96% dari titik puncaknya pada 15 Juli lalu. Yang tidak kalah penting, jumlah kasus aktif juga sudah turun di bawah 100ribu pada hari ini," bebernya. (mdk/ded)

Baca juga:
Menko Airlangga: Tidak Ada Provinsi di Luar Jawa-Bali yang Terapkan PPKM Level 4
Luhut Beberkan Tiga Kunci Utama Bisa Hidup Berdampingan dengan Covid-19
Menko Luhut Wanti-Wanti Warga, Euforia Tanpa Prokes Picu Gelombang Baru Covid-19
Kemenkes: Indonesia Punya 21 Lab Canggih untuk Identifikasi Varian Covid-19
Pemerintah Pantau 3 Varian Mutasi Covid-19
Penjelasan Ilmiah soal Mutasi Covid-19 Kurangi Efikasi Vaksin

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami