Luhut tinjau lokasi kebakaran hutan di Jambi, cek rumah penampungan

PERISTIWA | 27 Oktober 2015 09:51 Reporter : Faiq Hidayat

Merdeka.com - Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan meninjau lokasi kebakaran hutan di wilayah Jambi. Luhut mengatakan, pihaknya akan melihat langsung persiapan rumah singgah atau penampungan untuk korban dampak asap kebakaran hutan dan lahan.

"Sebelumnya kan kita ke Pulang Pisau (Kalimantan Tengah) itu daerah yang paling parah kebakaran. Sekarang kita mau lihat Jambi. Tadi Bu Khofifah laporan, tadi malam saya juga lapor presiden di Washington, bagaimana kesiapan perkembangan ini," kata Luhut di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (27/10).

Sebelumnya, dia mengaku sudah meninjau penanganan korban asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Menurut dia, Palangkaraya sudah tidak terganggu asap lantaran penjernih udara. "Sehingga mereka di ruangan seperti ini tingkat ISPU sudah normal itu yang kita lakukan sekarang," kata dia.

"Ada Menkes, Menhut, Kapolri, Panglima TNI kita mengeksekusi hasil rapat terbatas dengan terbatas," imbuh dia.

Dia menjelaskan, saat ini pemerintah baru memasang alat penjernih udara karena diperkirakan warga susah untuk dilakukan evakuasi ke wilayah yang aman dari kabut asap.

"Rumah singgah belum tahu ada berapa, sekarang kita baru dorong memasang alat penjernih, karena susah bila memang pindah wilayah. Menkes dan Mensos tidak menyarankan pindah wilayah dulu," kata dia.

Pantauan merdeka.com di lokasi, Menko Luhut didampingi Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Asops Panglima TNI Mayjen Fransen G Siahaan dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Mereka akan menaiki pesawat Boeing 737 A7304.

Mereka berangkat sekitar pukul 08.30 WIB dari Lanud Halim menuju Jambi dan diperkirakan tiba di Jambi pukul 10.45 WIB.

Baca juga:

Panglima kirim 1000 personel TNI padamkan hutan & lahan di Riau

Ini cara warga sentil Jokowi soal kabut asap dan kebakaran hutan

Aksi heroik relawan padamkan api kebakaran lahan tuai pujian

Hujan tak merata, asap pekat selimuti malam jalanan Palangkaraya

Tengah malam, Palangkaraya diguyur hujan deras

Karena kabut asap, 840 warga Bangka Tengah terkena ISPA

Ini skenario pemerintah evakuasi korban kabut asap

(mdk/bal)