Lukman Hakim Penuhi Panggilan Bersaksi di Sidang Jual Beli Jabatan Kemenag

PERISTIWA | 26 Juni 2019 10:33 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin akan bersaksi dalam sidang kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama. Lukman memenuhi pemanggilan tersebut sebagai saksi untuk terdakwa Kakanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kemenag Gresik Muafaq.

Lukman terpantau tiba di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (26/6), sekitar pukul 09.45. Politisi PPP itu terlihat memakai batik coklat kehitaman ditambah kopiah hitam.

Lukman tidak berkata sepatah kata pun dan langsung menuju ruang tunggu saksi. Lukman terlihat dijaga ketat oleh protokoler menteri.

Pada sidang hari ini, bukan hanya Lukman yang diminta keterangannya. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan kiai Asep Saifuddin Chalim turut dijadwalkan sebagai saksi.

Khofifah sebelumnya tidak hadir dalam sidang pekan lalu. Sampai berita ini dibuat, dia belum terlihat hadir.

Menurut Jaksa Wawan Yunarwanto, Khofifah belum konfirmasi untuk hadir. "Hari ini memang kita panggil namun kita masih menunggu konfirmasi kehadiran," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (26/6).

Nama Lukman Hakim muncul dalam dakwaan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanudin. Lukman dan koleganya, mantan Ketum PPP Romahurmuziy alias Romi menerima suap.

Lukman disebut menerima uang total Rp70 juta. Haris menyuap agar lolos seleksi pencalonan Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim. Sejatinya, Haris tidak lolos persyaratan administrasi.

Lukman, atas perintah Romi sebagai atasan struktural partai, membuat Haris lolos seleksi dan terpilih sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim. Bahkan dalam satu pertemuan, Lukman mengatakan siap pasang badan untuk Haris. Atas pernyataan tersebut, Haris memberi Rp50 juta kepada Lukman.

Beberapa hari kemudian Haris kembali merogoh kocek Rp20 juta untuk diserahkan kepada Lukman melalui Herry Purwanto sebagai bagian komitmen fee yang telah disiapkan.

Sementara, Khofifah dan kiai Asep disebut Romi, merekomendasikan nama Haris.

Baca juga:
Menag Lukman Hakim & Khofifah akan Bersaksi dalam Sidang Jual Beli Jabatan Kemenag
Aksi Aktivis Tuntut Walikota Sungai Penuh Diperiksa KPK
Romy Usai Jalani Pemeriksaan Lanjutan
Romahurmuziy Layangkan Surat Protes ke KPK Terkait Borgol Saat Ibadah
Mantan Kakanwil Kemenag Jatim Jalani Sidang Lanjutan
Jaksa KPK akan Kembali Panggil Menag dan Gubernur Jatim Pekan Depan

(mdk/ded)